Senin, 13 April 2026

Diskusi Musisi dan Praktisi Musik

Masih Jadi 'Anak Mama' Batasi Gerakan Musisi Lokal

Musisi Surabaya kehilangan pamor dan kalah dengan musisi luar? Para music director radio se Jatim pun kumpul diskusi bareng musisi dan pelaku industri

Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Achmad Pramudito
surya/pramudito
Para musisi dan music director duduk lesehan saat diskusi dengan semangat bangkitkan kembali Surabaya sebagai barometer musik Indonesia. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hingga era ‘90an musisi Jawa Timur, khususnya Surabaya disegani musisi luar daerah ini. Namun, belakangan, musisi Surabaya bahkan tak bisa jadi tuan rumah di saat kota ini sedang ada konser-konser besar. Ada apa sebetulnya?

Kurang adanya apresiasi antar musisi. Seniman musik ini cenderung egois dan tak menghargai karya musisi lain. Sementara di daerah lain, interaksi antarmusisi ini begitu kuat meski berbeda genre.

Demikian antara lain komentar yang mencuat dalam Silaturahmi (Silat) Musik yang digelar di Radio EBS, Rabu (26/8) siang. Acara yang berlangsung hingga sore itu dihadiri para music director (MD) dari radio di seluruh Jawa Timur, musisi, dan pelaku industri musik.

“Totalitas musisi Surabaya sangat kurang. Musisi daerah ini masih jadi anak mama,” tegas Edy Haz, salah seorang produser rekaman yang sempat hijrah ke Jakarta.

Maksudnya, lanjut Edy, musisi Surabaya hanya bisa menerima job di akhir pekan karena di hari lainnya masih terikat jam sekolah. Edy berharap agar tampilan musisi lokal ini juga ditingkatkan lebih baik sehingga jadi nilai jual yang bisa menandingi musisi ibukota.

“Yang tak kalah penting adalah networking. Musisi daerah ini harus menjalin pertemanan seluas-luasnya, terutama dengan musisi yang sudah punya jam terbang tinggi untuk sharing pengalaman,” ucapnya.

Silat Musik yang mempertemukan MD, musisi, dan pelaku industri musik ini merupakan yang pertama dan langsung mendapat sambutan positif para MD dari seluruh Jawa Timur. “Ini positif untuk perkembangan musik Jawa Timur. Ini jadi kekuatan besar bagi musisi kita untuk bisa didengar lebih luas melalui jaringan radio-radio ini,” tandas Yoga, MD Radio Fajar, Banyuwangi.

Selain diskusi, pertemuan itu juga diisi pentas sejumlah musisi dan penyanyi Surabaya. Yang tampil siang itu antara lain Sarah Suhada, Muveno Band, Best Friend Project, dan Deddy T.

Tags
Daddy T
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved