Jumat, 24 April 2026

Berita Malang Raya

Gas Amonia Bocor Lagi, 15 Orang di Malang Klenger

Kebocoran gas amonia juga pernah terjadi 16 November 2005, menimpa 45 karyawan. Pada 19 Januari 2011, korbannya 51 karyawan.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Yuli
ptbmi.com
PT Bumi Menara Internusa. 

SURYA.co.id | MALANG - Gas amonia di PT BMI (Bumi Menara Internusa) Cabang Dampit, Kabupaten Malang sempat bocor, Rabu 26/8/2015) pukul 08.30 WIB.

PT BMI adalah industri pengolahan udang beku. Lokasi pabrik di Jl Pahlawan Dampit dilingkupi pemukiman warga.

Hal itu akibat ada pipa yang bocor. Akibatnya, 15 orang sempat klenger karena menghirup gas amonia itu. Namun tidak ada korban jiwa.

Ke-15 orang itu adalah 13 karyawan dan dua warga sekitar. "Selama 3 bulan ini memang ada perbaikan instalasi gas amonia. Pagi tadi ada yang bocor, lalu dihirup karyawan. Tapi kemudian semua dan produksi berjalan normal," ungkap AKP Yatmo, Kapolsek Dampit kepada wartawan, Rabu (26/8/2015).

Menurutnya, dari hasil olah kejadian, ditemukan kebocoran pipa terjadi di ruang III. Pada Rabu pagi itu, terjadi proses penggantian instalasi gas amonia dan mesin kompresor.

Kemudian terdengar suara desis dan selama lima menit, gas menyebar ke ruangan. Sehingga dampaknya, 13 karyawan dan dua warga mengalami pusing dan mual. Karyawan kemudian dibawa ke klinik terdekat. Sedang di lokasi, pipa diperbaiki dan dilakukan penyemprotan agar normal.

Dijelaskan mantan Kapolsek Jabung itu, korban antara lain Lis Idah, warga Sumbertangkil RT34/RW04 Kel Dampit; Tutik Wijayanti, warga Gunung Jati RT04/RW08 Kel Dampit; Dwi Mulyati, warga Gunung Jati RT04/08; Uswaratun, warga Polaman RT06/RW08; Isnaini, warga Juwok, Pamotan RT04/RW01; Solihah, warga Lambangsari, Majangtengah RT 44/RW06; Adelia, warga Sumbertangkep RT26/RW03; Farida, warga Gunung Jati No27; Siti S, warga Kepatihan RT02/RW20.

Kemudian Suliani, warga Dawuhan RT02/RW09, Pamotan; Dyah, warga Majang Tengah RT04/RW01; Winarti, warga Sumbertangkep RT 30/RW04; Wiwik, warga Sumbermanjing Wetan RT01/RW01. Sedang dua warga yang kena adalah Asbanten (50) warga jalan Pahlawan Dampit dan Ivo (3) seorang balita yang rumahnya dekat pabrik. Ditandaskan, semua sudah dirawat dan kembali ke rumah termasuk Ivo, balita. Atas kejadian itu, polsek telah meminta keterangan petugas teknisi. 

Dari data SURYA.co.id, kebocoran gas amonia juga pernah terjadi pada 16 November 2005, menimpa 45 karyawan. Kemudian terjadi lagi pada 19 Januari 2011, korbannya 51 karyawan.

Baca selengkapnya di Harian SURYA
LIKE http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved