Lapor Cak

Bayar Uji Kir Cukup di ATM Bank Jatim

Baik UPTD Tandes di Margomulyo maupun UPTD Wiyung. Tandes khusus melayani kendaraan besar seperti truk tronton sampai gandeng.

Bayar Uji Kir Cukup di ATM Bank Jatim
surya/adrianus adhi
Petugas Dishub menunjukkan mobil angkutan kota (Angkot) yang habis masa uji kirnya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pelayanan uji kir kendaraan bermotor di Kota Surabaya kini tak pakai antre. Retibusi pembayaran jasa uji ini bisa dilayani di mana saja, sepanjang ada ATM Bank Jatim atau kantor bank ini, wajib kir tak perlu lagi datang ke loket pelayanan di UPTD.

Baik UPTD Tandes di Margomulyo maupun UPTD Wiyung. Tandes khusus melayani kendaraan besar seperti truk tronton sampai gandeng. Semua kendaraan dengan berat 3,5 ton dilayani di sini. Di bawah kendaraan ini dilayani di Wiyung.

"Sebisa mungkin melenyapkan transaksi atau pertemuan antara wajib uji kir dengan petugas kami. Mulai akhir bulan ini, ATM Bank Jatim dan petugas bank kami hadirkan di Wiyung," kata Kepala TU UPTD Tandes Budi Basuki, Selasa (25/8/2015).

Rata-rata setiap kendaraan wajib membayar retribusi uji kir Rp 85.000. Biasanya, pembayaran retribusi ini melalui semacam makelar dan calo. Setelah membawa bukti bayar, kendaraan bisa langsung diuji.

Namun, untuk uji kir tetap membawa kendaraan ke UPTD Tandes maupun UPTD Wiyung. Sebab, untuk menguji kelaikan jalan, semua kendaraan harus dicek dan dites di dua UPTD tersebut. Untuk pengujian inilah yang tidak bisa dilakukan di luar UPTD.

Sebab, semua peralatan dan perlengkapan untuk mengecek kelaikan jalan kendaraan ada di kantor UPTD. Apalagi semua peralatan juga terintegrasi dengan sistem komputerisasi. Mana kendaraan yang laik dan tidak akan terlihat.

"Tidak ada tertera nama pemilik kendaraan atau pemilik ekspedisi atau PT apa. Yan muncul adalah nopol. Jadi semua dikerjakan dengan fair," kata Budi.

Yang lulus uji akan disampaikan dengan mengeluarka buku uji kir baru. Sedangkan yang tak layak, kendaraan akan diminta menyempurnakan atau melengkapi kekuarangan itu. Kendaraan ini harus keluar UPTD. Begitu juga dengan izin trayek kendaraan juga by system.

Setiap kendaraan mendapat virtual account. Semua data base kendaraan sudah lebih dulu teregisterasi dengan sistem. Begitu ke ATM akan keluar kode booking sehingga mengetahui batas akhir pembayaram uji kir.

"Akan ada perintah pembayaran retribus."

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved