Berita Blitar

KA Matarmaja Jakarta-Malang Anjlok, 956 Penumpang Panik

KA berpenumpang 956 orang itu ajlok dari relnya ketika melintas di Lingkungan Jurang Menjeng, Kelurahan/Kecamatan Garum

KA Matarmaja Jakarta-Malang Anjlok, 956 Penumpang Panik
surya/imam taufiq
KA Matarmaja anjlok ketika melintas di Lingkungan Jurang Menjeng, Kelurahan/Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Senin (24/8/2015). 

SURYA.co.id | BLITAR - Suasana panik disertai suara jeritan penumpang terdengar saat Kerata Api (KA) Matarmaja mengalami kecelakaan di Kabupaten Blitar, Senin (24/8/2015) sekitar pukul 06.51 WIB.

KA berpenumpang 956 orang itu ajlok dari relnya ketika melintas di Lingkungan Jurang Menjeng, Kelurahan/Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.

Meski yang ajlok hanya bagian lokomotif, KA jurusan Jakarta-Malang itu berhenti dan penumpangnya diturunkan.

Ratusan penumpang itu sempat terlantar di lokasi. Untungnya, Polres Blitar langsung sigap.

Sebelum para penumpang itu resah akibat lama terlantar, petugas dengan mobil dinasnya Polres Blitar, langsung mengevakuasinya.

Mereka diangkut ke tepi jalan raya, kemudian dicegatkan bus, untuk diantarkan sesuai tujuannya.

Sementara, untuk penumpang KA yang turun lebih dekat, seperti ke Kecamatan Wlingi, Talun, dan Kecamatan Kesamben, cukup dinaikkan angkutan umum (Bison).

"Meski belum semuanya terangkut, namun sebagian penumpang kami naikkan bus, untuk diantarkan ke tujuannya. Ada yang turun Kesamben (Kab Blitar) dan sebagian besar turun Malang," kata AKBP Muji Ediyanto, Kapolres Blitar.

Sejauh ini, menurut Muji, pihaknya masih mengusahakan bus karena jumlah penumpangnya cukup banyak.

"Kami masih menghubungi petugas terminal, agar mengirim bus ke lokasi. Biayanya akan ditanggung PT KAI," papar mantan Kapolres Mojokerto.

Purwadi (28), salah satu penumpang KA asal Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, menuturkan, sebelum terjadi kecelakaan, KA itu sempat berjalan tak normal.

Setelah meninggalkan Stasiun Garum, KA itu jalannya bergoyang, sehingga membuat penumpang tak nyaman. Bahkan, ada yang mulai panik saat itu karena ketakutan.

"Sekitar 2 km dari Stasiun Garum, KA itu tiba-tiba berhenti mendadak, sehingga membuat penumpang kaget. Kejadian itu membuat penumpang menjerit dan berebut keluar ketika KA berhenti mendadak," tutur Purwadi, yang hendak pulang ke Malang dari Jakarta.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Tags
PT KAI
Penulis: Imam Taufiq
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved