Jumat, 24 April 2026

Berita Malang Raya

Kebakaran Gunung Kawi Diduga Ulah Pemburu Burung

"Kami prediksi itu (kebakaran) karena ulah pemburu burung. Kemungkinan karena merokok atau menyalahkan api."

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Parmin
surya/hayu Yudha Prabowo
Kobaran api terlihat di lereng Gunung Kawi. Foto diambil pada Kamis malam (20/8/2015). 

SURYA.co.id | MALANG - Perhutani Malang menduga terjadi kebakaran di petak 193 Gunung Kawi karena ulah pemburu burung. Hal itu disampaikan Dadan Hamdan, Koordinator Keamanan Perhutani Malang yang juga Wakil Adm wilayah barat, Jumat (21/8/2015).

"Kami prediksikan itu karena ulah pemburu burung. Kemungkinan karena merokok atau menyalahkan api. Sebab asap bisa mengurung satwa burung," ungkap Dadan.

Pelaku ketika melenggang pergi kemungkinan meninggalkan bekas api. Adapun lokasi yang terbakar sebagian besar adalah TKP kebakaran pertama yang terjadi pada 11-13 Juli 2015.

Di mana saat itu yang terbakar arealnya mencapai 25-30 hektare. Namun untuk mendapatkan pelakunya agak sulit. Karena lokasinya luas dan banyak pintu menuju Watutulis Gunung Kawi.

"Kalau ketahuan pelakunya ya kami tangkap," kata Dadan. Menurut Dadan, info kebakaran hutan diperoleh siang hari. Saat itu ada asap dan pada malam hari terlihat jelas api yang membara. Katanya, api berusaha dipadamkan oleh tim secara bergantian karena luasnya lokasi yang diperkirakan mencapai 25-30 hektare.

"Ada 20 tim terdiri dari Perhutani, masyarakat, pemerhati lingkungan dll," kata dia.

Ini merupakan kebakaran ketiga selama musim kemarau. Dari catatan surya.co.id selalu terjadi saat akhir pekan. Pertama pada 11-13 Juli 2015 membakar 20-25 hektare lahan.

Kemudian kebakaran kedua pada 2 Agustus 2015 membakar 5 hektare lahan. Dan kemudian ketiga pada 20 Agustus 2015.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved