Berita Otomotif Surabaya
Risma Dorong Mobil SAS III Jadi Mobil Nasional
"Ini harus konsisten terus, biar bisa jadi mobil nasional. Harus terus digiatkan untuk mencapai ha itu."
Penulis: Mohammad Rizal Ghurobi | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini mendorong mobil Sapu Angin Speed III (SAS III) milik mahasiswa ITS Surabaya menjadi mobil nasional. Namun, hal itu harus didukung dengan konsistensi dari tim mobil ini untuk terus mengembangkannya hingga berguna bagi masyarakat.
"Ini harus konsisten terus, biar bisa jadi mobil nasional. Harus terus digiatkan untuk mencapai ha itu. Pada pertandingan di Jepang saya harapkan bisa membawa nama Indonesasi di dunia internasional," pesan Risma, Minggu (16/8/2015).
Menurut Risma, jika mahasiswa tidak putus asa dalam melakukan penelitian, pengembangan, dan pengujian, akan ada titik temu antara industri dengan penelitian. Sehingga bisa menjadikan mobil tersebut sebagai mobil nasional yang membanggakan.
Memang tidak mudah dalam membuat sesuatu penemuan, terlebih lagi pada barang yang bergerak, namun perempuan yang masuk dalam jajaran Wali Kota terbaik dunia ini berharap ITS bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia.
"Kita selalu dukung kegiatan seperti ini, tapi saya tidak bisa ucapkan apa bentuk dukungan kita buat mereka, pokoknya ada," tutupnya.
Sedang senior marketing manager Achilles Radial, Mohamad Zein Saleh menegaskan dirinya sangat mendukung kegiatan seperti dilakukan ITS, apalagi komponen yang digunakan dari SAS III merupakan buatan Indonesia.
"Kita punya visi yang sama, kita lihat semua yang digunakan adalah bahan nasional. Ini sejalan dengan visi Achilles yang juga merupakan ban Nasional yang telah mendunia, jadi kenapa tidak kita dukung hal ini," tutur Zein.
Dalam acara itu, Risma menerima tantangan dari Tim Achilles untuk ikut dalam melakukan aksi mobil, di mana mobil berputar-putar melilingi lapangan balap dengan kecepatan penuh.
Sesampainya ditempat pemberhentian, Risma yang keluar dari mobil tempak sumringah dengan senyum lebar, namun wajahnya tampak merah padam.
"Wah, asyik....., di puter-puter, kamu harus coba," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/risma-dan-mobil-its_20150816_192624.jpg)