Berita Jombang
Anak Sopir Innova Korban KA Probowangi Menangis Tunggu Jenazah
Saat itu terjadi perubahan aneh pada wajah ayahandanya, hanya saja tidak mengungkapkan apa-apa kepada saya. Saya minta uang tapi tidak diberi.
Penulis: Sutono | Editor: Yuli
SURYA.co.id | JOMBANG - Ditabraknya mobil Toyota Innova oleh KA Probowangi di Jember Minggu (16/8/2015) pagi yang menewaskan lima penumpang mobil (termasuk pengemudi), mengakibatkan keluarga Kasyanto alias Diran (51) sangat terpukul.
Alif Fandianto (14 tahun) satu dari dua anak Diran terus menangis setelah mengetahui ayahnya meninggal dunia akibat kecelakaan itu.
Rumah duka keluarga Abdul Aziz, rumah Kasyanto, Dusun Pulowetan Desa Pulolor, Kecamatan Jombang Kota, juga mulai dipenuhi pelayat.
Malam sebelum berangkat ke Jember mengantar keluarga Abdul Aziz yang juga menjadi korban dalam kecelakaan tersebut, Alif Fandianto sempat minta uang kepada ayahnya, namun tidak diberi.
“Saat itu terjadi perubahan aneh pada wajah ayah, tapi tidak mengungkapkan apa-apa kepada saya. Saya minta uang tapi tidak diberi,” tutur Alif menahan tangis mengungkapkan firasat yang tak dimengerti sebelumnya itu.
Satu keluarga yang diantar oleh kasianto yang kehilangan empat orang sedang melakukan berbagai persiapan untuk pemakaman. Dikarenakan ada empat orang, perlengkapan pemakaman juga empat.
Di antaranya empat papan, empat keranda serta empat pasang batu nisan. “Memang yang dimakamkan di sini (TPU Dusun Kauman Utara) hanya jenazah Mas Aziz dan Mbak Fitriya. Tapi kami tetap menyiapkan perlengkapan empat jenazah,” kata Faiziyah, adik Abdul Aziz.
Menurutnya, jenazah Laila dan anaknya, Ahmad Wildan akan dikebumikan di TPU Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan, Jombang, sekitar 30 kilometer arah timur laut, berbatasan dengan Kabupaten Mojokerto.
Empat orang yang tewas dari keluarga pemilik toko Anies di Jalan Ahmad Yani No 202, Dusun Kauman Utara, Desa/Kecamatan Jombang ini adalah, Abdul Aziz (44) dan istrinya, Fitriya (37 tahun).
Kemudian Nur Laila Rahmawati (44) serta anaknya Ahmad Wildan (9/SMP). Dua anak Laila yang lain yang ikut dalam mobil Innova selamat, namun luka berat. Kedua anak Laila itu, Wanda (16, siswi SMA) dan Winda (8, siswi Madrasah Ibtidaiyah/MI).
Dua anak Laila yang lain selamat, namun mengalami luka berat. Kedua anak Laila itu, Wanda (16, siswi SMA) dan Winda (8, siswi Madrasah Ibtidaiyah/MI). Diperkirakan kelima jenazah tiba di Jombang Minggu malam ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/probowangi-celaka-jomban-tewas_20150816_215304.jpg)