Berita Malang Raya
Horeee, Tenaga Honorer Terima Rapel dan Kenaikan Gaji
Kenaikkan gaji tenaga honorer sesuai dengan ijazah terakhirnya.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Wahjoe Harjanto
SURYA.CO.ID | MALANG - Tenaga Honorer Pemkab Malang akan menerima rapelan dan kenaikan gaji mulai Januari 2015 menyusul diberlakukannnya Perbup tentang Kenaikkan Gaji Tenaga Honorer.
"Ini yang sedang kita perjuangkan di PAK APBD 2015. Kalau keluar, maka tenaga honorer akan menikmati rapelan kenaikannya sejak Januari 2015," ungkap dr Abdurrahman, Kadinkes Kabupaten Malang kepada SURYA.CO.ID di gedung DPRD, Rabu (12/8/2015).
"Kalau gajinya naik, kerjanya makin semangat. Tenaga honorer selain bekerja di Kantor Dinkes juga ada yang di Puskesmas," tambahnya.
Kenaikkan gaji tenaga honorer sesuai dengan ijazah terakhirnya. Misalnya, ijazah SMA, jika semula dibayar Rp 850.000 menjadi Rp 1,2 juta. Lulusan D3 dari Rp 950.000 menjadi Rp 1,4 juta, sedang lulusan S1 dari semula Rp 1 juta menjadi Rp 1,5 juta.
Namun untuk membayar kenaikkan gaji honorer tergantung pada kemampuan SKPD. Selain itu, Dinkes juga sedang memperjuangkan kenaikkan honor tenaga perawat desa di Poskesdes. Yang semula Rp 500.000 per bulan, naik menjadi Rp 1 juta per bulan.
"Itu honor pokoknya. Belum dari praktiknya. Jadi gaji take home pay-nya banyak. Jumlah perawat desa ada 390 orang dan jumlah tenaga honorer di tiap SKPD tidak sama," katanya.
Endang Retnowati, Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip menyatakan, kantornya hanya memiliki 13 orang tenaga honorer. Sedang di Bagian Pemdes Setda Kabupaten Malang, menurut M Darwis, Kabag Pemdes, hanya lima orang tenaga honorer.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA