Berita Tuban
Tidak Direspon Bupati Tuban, Warga Gaji Akan Demo Terus
"Waktu itu, Bupati berjanji mau membantu menyelesaikan masalah kami dengan cara mempertemukan warga dengan pihak direksi, tapi nyatanya, hingga sekara
Penulis: Iksan Fauzi | Editor: Yoni
SURYA.co.id| TUBAN - Satu jam aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, warga Desa Gaji, Kecamatan Kerek tak direspon Bupati Tuban, Fatchul Huda, Selasa (11/8) sekitar pukul 10.00 wib-11.00 wib.
Tuntutan mereka, agar Fatchul membantu menyelesaikan sengketa lahan melawan pihak PT Semen Indonesia yang menghimpit mereka pun kandas. Warga Desa Gaji yang bersengketa pernah bertemu dengan Fatchul pada bulan Mei 2015.
"Waktu itu, Bupati berjanji mau membantu menyelesaikan masalah kami dengan cara mempertemukan warga dengan pihak direksi, tapi nyatanya, hingga sekarang tidak ada tindak lanjut," beber Abu Nasir, Koordinator aksi di sela aksi.
Tidak diresponnya aksi warga oleh Bupati, membuat warga mengancam akan menggelar aksi terus menerus di depan kantor Pemkab Tuban dalam kesempatan mendatang.
"Kalau tuntutan kami tidak dipenuhi, kami akan aksi terus. Darah kami taruhannya untuk memperjuangkan hak (tanah) kami," ucapnya.
Menurut Abu, luas lahan milik warga sekitar 30 hektare lebih diduga diserobot pihak PT Semen. Lahan milik 70 warga itu saat ini masih digarap untuk pertanian.
Ia mengklaim, warga tidak pernah menjual tanah itu, tapi, pihak PT Semen tiba-tiba mengajukan pengukuran ke Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Abu menduga, ada kepala desa saat menjabat tahun 1997 yang menjual tanah itu menggunakan surat tanah palsu.
Kasus penjualan tanah itu diketahui warga pada tahun 2003.
Sejak itu, sudah berulangkali warga aksi dan minta bantuan kepada Bupati dan DPRD, tapi tidak ada reapon.
"Data dari PT Semen Indonesia ngawur. Camat, kapolsek di Kerek sudah dengar (terkait data kepemilikan lahan)," bebernya.
Sementara itu, orator lainnya dalam aksi itu nenyebut, selama ini yang diperjuangkan sudah benar. Mestinya, polisi menangkap orang-orang yang terkait dengan masalah itu (dugaan penyerobotan lahan).
"Pengambil kebijakan Pemkab Tuban jangan diam saja. Ini kejahatan terhadap warga Desa Gaji," kata orator itu di hadapan para peserta aksi lainnya.
Di sela aksi, ada Asisten I (bidang pemerintahan) Pemkab Tuban, Amin Sutoyo yang menemui warga di depan kantor Bupati. Kata Amin kepada warga, bahwa Bupati hari ini belum bisa menemui. Ia berjanji, pihak Pemkab akan membantu mencarikan solusi.
"Beri waktu kepada kami waktu (untuk membantu menyelesaikan masalah). Sekarang Bapak Bupati belum bisa menemui," tukas Amin.
Jawaban Amin sontak membuat warga marah. Mereka minta supaya Bupati segera turun tangan membantu menyelesaikan masalah warganya itu.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/demo-gaji3_20150811_124157.jpg)