Haji 2015
Calon Haji dari Jatim, NTT dan Bali Ditampung di Asrama Haji Surabaya
tidak ada penambahan apapun di Gedung Asrama Haji ini, hanya pengecatan dan perbaikan ulang, seperti pembetulan ruang kamar, lalu penataan ruang kamar
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Yuli
SURYA.co.id | SURABAYA - Asrama Haji Embarkasi Surabaya hanya menampung maksimal tiga kloter untuk jamaah haji tahun 2015 ini.
Berbeda dari tahun sebelumnya, di mana setiap kamar yang bisa diisi hingga 10 jamaah, namun tahun ini, hanya lima jamaah setiap kamarnya.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Sesi Pelayanan Asrama Haji, Hasan Bisri. Ia menjelaskan dari 14 gedung yang ada di Asrama Haji hanya boleh menampung 5 orang saja disetiap kamar. Walaupun di setiap kamar ada lebih dari lima bed/kasur yang tesedia untuk jamaah haji.
“Sesuai peraturan hanya boleh diisi lima orang, jadi untuk hitungan kloternya hanya bisa sampai tiga kloter saja atau hanya sekitar 1500 orang,” paparnya, Selasa (11/8/2015).
Selain itu, tidak ada penambahan apapun di Gedung Asrama Haji ini, hanya pengecatan dan perbaikan ulang, seperti pembetulan ruang kamar, lalu penataan ruang kamar.
“Tapi sudah beres semua, karena seminggu sebelum jamaah haji datang harus sudah siap semua,” imbuhnya.
Tak hanya itu saja, di samping kanan dan halaman belakan Asrama Haji juga akan didirikan tenda yang menjual kebutuhan para jamaah selama di asrama. Hasan menambahkan, tenda ini memang untuk menyediakan apa yang jamaah butuhkan untuk keperluan haji.
“Semisal ada jamaah yang tidak membawa kebutuhan haji, bisa terbantu nanti dari stan di sini,” terangnya sembari melihat pemasangan tenda di samping asrama.
Di Asrama Haji ini terdapat 14 gedung dengan jumlah kamar. Dari total keseluruhan, ada 393 kamar dengan kapaitas 2.595 orang.
Ditemui terpisah, Kepala Bidang Haji, Kantor Wilayah Kementrian Agama Jawa Timur, HM. Sakur mengatakan tahun ini dari jamaah haji Jatim sebanyak 27.323, lalu NTT (Nusa Tenggara Timur) sebanyak 521, dan Bali sebanyak 512 jamaah.
Dengan total keseluruhan 28.356 jamaah yang akan diberangkatkan dari Asrama Haji embarkasi Surabaya. “Ada 64 kloter, dan dibagi pemberangkatannya,” terangnya.
Ia juga menyebutkan untuk pembuatan visa para jamaah melalui Kanwil Kemenag yang akan dikirim ke pusat di Jakarta lalu ke Arab Saudi. “Visa dari Kemenag. Minggu ini selesai semua,” kata dia.
Selain itu, ia juga menambahkan untuk jamaah haji ini usia termuda ialah usia 18 tahun. Namun, dikatakannya, mendaftar boleh berusia 12 tahun karena akan menunggu giliran ibadah haji selama 7 tahun.
“Kalau usia tertua tidak ada batasnya. Pokoknya sehat gitu aja,” terangnya.
Dari data yang didapat, kloter 1 hingga kloter 31 akan berangkat pada gelombang perta,a sedangkan sisanya, yakni kloter 32 hingga kloter 64 akan berangkat pada gelombang kedua.
Untuk pemberangkatan awal yakni pada tanggal 21 Agustus harus masuk asrama pada tanggal 20 Agustus. Sebanyak 450 jamaah yang akan berangkat pada tanggal 21 Agustus.
Dengan rincian Kota Magetan sebanyak 250 jamaah, dan Kota Surabaya sebanyak 195 jamaah. “Setiap hari ini aka nada jamaah yang akan berangkat. Jadi bergiliran,” terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/asrama-haji-surabaya_20150811_230253.jpg)