BKKBN Gelar Perayaan Harganas XXII di Wilwatikta

Ketika kaum muda paham mengenai perencanaan keluarga, niscaya ketika nanti membentuk keluarga sudah memiliki haluan yang jelas.

SURYA.CO.ID | PASURUAN - Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jatim merayakan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXII di Taman Candra Wilwatikta, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Senin (10/8/2015).

Menggandeng mitra kerja Sehati, Tim Penggerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jatim, perayaan ini dilakukan untuk lebih meningkatkan kualitas keluarga di Jatim, baik ekonomi maupun keharmonisannya.

"Harganas kami rayakan sebagai apresiasi terhadap para keluarga Indonesia umumnya dan Jatim khususnya, yang berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK)," kata Ir Dwi Listyawardani, Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, saat membuka perayaan Harganas, Senin (10/8/2015).

Perempuan yang biasa disapa Dani ini menuturkan, momentum Harganas akan menjadi spirit peningkatan kesadaran keluarga Jatim untuk memperbaiki kualitas kehidupannya agar tambah harmonis, lestari, tegar, dan tangguh, menghadapi pelbagai persoalan.

"Bersama mitra kerja kami, TP PKK Jatim, kami akan terus menggenjot 8 fungsi keluarga agar keluarga di Jatim semakin meningkat kualitas SDM-nya," sambung Dani.

Indikator peningkatan kualitas SDM keluarga di Jatim, jelas Dani, adalah meningkatnya kondisi ekonomi rumah tangga tersebut. Selain menggelar perayaan Harganas, BKKBN Jatim juga menggelar pameran produk unggulan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang merupakan keluarga binaan BKKBN Jatim.

"Kami pun juga membina keluarga percontohan untuk membangun usaha kecil. Diharapkan keluarga-keluarga ini akan diikuti keluarga lain di sekitarnya," ujarnya.

Ketua Panitia Harganas XXII Provinsi Jatim, Dra Suhartuti, menambahkan, ada 4.000 undangan yang merayakan Harganas di Pandaan ini. Selain pameran, perayaan Harganas kali ini juga menggelar penganugrahan Duta Mahasiswa (Dumas) Generasi Berencana (GenRe) 2015.

"Mahasiswa atau kaum muda merupakan cikal-bakal keluarga. Ketika kaum muda paham mengenai perencanaan keluarga, niscaya ketika nanti membentuk keluarga sudah memiliki haluan yang jelas. Dengan demikian, peningkatan kesejahteraan diharapkan bisa tercapai," imbuh Suhartuti.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Tags
BKKBN
Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved