Pelecehan Seksual
Selesai Jalani Uji Kebohongan, M Kabur Dari Kepungan Jurnalis
Pria berpawakan pendek gempal itu berjalan cepat menembus kepungan jurnalis yang berusaha mewawancarainya.
Penulis: Miftah Faridl | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SIDOARJO - Terlapor kasus dugaan pencabulan beberapa siswa di Anugerah School, M, baru saja keluar dari ruangan pemeriksaan uji kebohongan (lie detector) di Mapolres Sidoarjo, Jumat (7/8/2015).
M berusaha menyelinap dari sorotan kamera wartawan.
Pria 40 tahun yang betah melajang itu bersembunyi di balik tubuh empat anggota INAFIS Polda Jatim yang memeriksanya.
M dilaporkan dua mantan wali murid Anugerah School atas dugaan pencabulan.
Begitu keluar dari ruangan, M menutup wajahnya menggunakan map berwana merah.
Pria berpawakan pendek gempal itu berjalan cepat menembus kepungan jurnalis yang berusaha mewawancarainya.
Tidak sepatah katapun keluar dari mulut M. Dia terus menempelkan tubuhnya ke badan polisi yang mengawalnya.
M dibawa ke ruangan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). Kasatreskrim AKP Ayup Diponegoro ikut mengevakuasi M.
Terlapor dugaan pencabulan di Anugerah School, M, menjalani peneriksaan uji kebohongan menggunakan lie detector di Mapolres Sidoarjo, Jumat (7/8/2015).
Pemeriksaan ini menjadi tahap akhir sebelum dilakukan gelar perkara.
Kasatreskrim Polres Sidoarjo, AKP Ayup Diponegoro mengatakan, uji kebohongan ini dilakukan karena M mengelak tuduhan sebagai pencabul dua mantan siswa Anugerah School.
"Yang kita cari dari uji kebohongan ini tentu apakah dia bohong atau tidak," kata Ayup.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/0708koko-m-pencabul-anugerah-school2_20150807_142012.jpg)