Pendidikan di Surabaya

Nilai di bawah 5,5, Wajib Ikut Ujian Nasional Ulang

Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan Dindik Surabaya, Sudarminto menjelaskan dalam POS memang tidak ada kata wajib untuk ikut UN.

SURYA.co.id | SURABAYA - Dinas Pendidikan Surabaya menanggapi kebijakan Kemendikbud mengenai pelaksanaan Unas (ujian nasional) yang akan digelar tiga kali di tahun 2016 bagi siswa yang nilainya di bawah standar yakni 5,5.

Hal ini terbukti dengan mulai dijalankannya pendataan siswa yang mendapat nilai di bawah 5,5 dari setiap sekolah di Surabaya.

Yakni yang dimulai sejak Juli 2015 hingga Desember 2015. Meski dalam Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Nasional 2015, siswa yang nilainya di bawah 5,5 tidak diwajibkan untuk ikut UN ulang.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan (Kabid Dikmenjur) Dindik Surabaya, Sudarminto menjelaskan dalam POS memang tidak ada kata wajib untuk ikut UN.

Namun, dikatakan Sudarminto, ada tambahan poin, yakni bila Dindik Kota/Kabupaten dan sekolah harus mendorong seluruh siswanya untuk ikut Unas ulang.

“Secara teknis dan pelaksanaan, harus didorong dengan sungguh-sungguh, tidak hanya melalui omongan saja,” terangnya ketika ditemui, Jumat (7/8/2015).

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved