Berita Sidoarjo
Enggan Bayar Cicilan Mobil, Pria Ini Pilih Rekayasa Perampokan
Kepada polisi, Hardianto mengaku baru saja menjadi korban perampokan. Mobil Toyota Avanza M 1635 HB dirampas perampok.
Penulis: Miftah Faridl | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SIDOARJO - Maksud hati ingin lari dari tanggung jawab membayar cicilan mobilnya, Hardianto Hari Wibowo merencanakan drama perampokan.
Namun, drama garapan warga Bangkalan, Madura itu dibongkar anggota Satreskrim Polres Sidoarjo.
Hardianto pun dijebloskan tahanan karena membuat laporan palsu. Hardianto melaporkan perampokan palsu itu ke Polsek Porong pada 15 Juli 2015.
Awalnya polisi tidak menaruh curiga. Polisi tetap memproses laporan pemuda 30 tahun itu.
Kepada polisi, Hardianto mengaku baru saja menjadi korban perampokan. Mobil Toyota Avanza M 1635 HB dirampas perampok.
Selain itu, handphone, SIM C/A, kartu ATM dan kartu kredit ikut dirampas pelaku. Polisi lantas memeriksa Hardianto.
Di sanalah muncul kecurigaan. Pasalnya, polisi mendapati barang-barang yang dilaporkan ternyata ada di tas pengusaha alat kesehatan itu.
"Kami kemudian mengintensifkan pemeriksaan. Dari situ kami semakin yakin kalau kasus ini rekayasa," ujar Humas Polres Sidoarjo, AKP Samsul Hadi, Selasa (4/8/2015).
Hardianto akhirnya terpojok. Dia mengaku kalau mobil itu dia gadaikan ke seorang teman di Surabaya senilai Rp 48 juta.
Hingga saat ini, polisi masih mencari keberadaan mobil itu.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/0408pengusaha-rekayasa-perampokan_20150804_154853.jpg)