Minggu, 10 Mei 2026

Berita Sidoarjo

Ini Penilaian Komnas Perlindungan Anak Tentang Ponpes Millinium Sidoarjo

Arist diajak ke ruangan khusus bayi. Dia memanfaatkan kunjungan ini dengan berinteraksi bersama pengasuh dan bayi-bayi yang dirawat.

Tayang:
Penulis: Miftah Faridl | Editor: Titis Jati Permata
surya/miftah faridl
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait menggendong bayi yang diasuh di Ponpes Millinium, Senin (2/8/2015). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait, menilai gedung Pondok Pesantren (Ponpes) Millinium, Tenggulunan, Candi tidak layak anak.

Kesimpulan ini diambil setelah Arist mendatangi ponpes ini, Senin (3/8/2015).

Arist datang setelah membaca di berbagai media sosial yang mengabarkan puluhan anak di pondok itu hidup terlantar.

Pria yang khas dengan brewoknya itu didampingi pengasuh pondok, Ustaz Muhammad Khoirul Sholeh Efendie.

Gus Mad, panggilan Khoirul Sholeh Efendi, mengajak Arist masuk ke satu per satu ruangan perawatan anak.

Arist diajak ke ruangan khusus bayi. Dia memanfaatkan kunjungan ini dengan berinteraksi bersama pengasuh dan bayi-bayi yang dirawat.

"Secara jujur saya katakan, ruangan ini tidak layak anak. Pak Kiai (Gus Mad) bisa dituntut karena abai hak kesehatan anak-anak. Satu ruangan kecil itu dihuni 9-15 anak dengan 1 pengasuh. Harusnya 2-3 anak saja idealnya," ujar Arist.

Arist lantas langsung mengklarifikasi penilaiannya ini. Menurut dia, konsidi pondok ini tidak layak karena pemerintah yang lalai.

Pasalnya, Ponpes Millinium memang tidak didesain untuk bayi, melainkan anak-anak usia sekolah.

"Tapi karena beliau ini tidak bisa menolak kiriman bayi yang ditelantarkan, akhirnya atas nama kemanusiaan beliau mau menerima. Ini inisiatif beliau, sekarang tinggal bagaimana pemerintah pusat dan daerah. Jangan alpa melihat ini," kata Arist.

Arist mengaku trenyuh dengan kondisi bayi di ponpes. Pasalnya, ada bayi yang mengidap hydrocephalus, leukimia, gizi buruk bahkan terinfeksi HIV/AIDS.

Bagi Arist, seharusnya negaralah yang mengasuh bayi terlantar ini.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

"Tidak layak kondisi di sini bagi bayi-bayi itu. Tapi keterbatasan ini merupakan usaha keras Pak Kiai menampung mereka daripada dibuang orang tuanya. Artinya, bayi ini dibawa ke sini dengan kondisi sakit dan ditelantarkan," katanya.

Dia berjanji akan mencarikan solusi bagi permasalahan di Ponpes Millinium. Dalam waktu dekat, dia bertemu dengan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa untuk menagih janji pemerintah merawat anak telantar.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved