Breaking News:

Pengadilan di Surabaya

Alimin Dihukum 21 Bulan, Terbukti Aniaya Bos Hotel Pullman

Saat itu terdakwa Alimin sedang pesta minuman beralkohol dan menghampiri Haryono untuk menawari minuman.

Penulis: M Taufik | Editor: Yuli
m taufik
Terdakwa Alimin saat di PN Surabaya, Kamis (30/7). Pelaku penganiayaan terhadap bos hotel Pullman ini dijatuhi hukuman penjara selama 21 bulan oleh majelis hakim. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Oei Alimin Sukamto, penganiaya Haryono Winata, bos Hotel Pullman, harus mendekam di penjara selama 21 bulan.

Hukuman ini sebagaimana yang dijatuhkan majelis hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (30/7/2015).

“Terdakwa terbukti melakukan penganiayaan dan perusakan, menjatuhkan hukuman pidana selama satu tahun dan sembilan bulan penjara,” kata hakim Ferdinandus dalam amar putusannya.

Menanggapi vonis itu, terdakwa maupun jaksa Feri sama-sama menjawab pikir-pikir.

Pada sidang sebelumnya, jaksa dari Kejari Surabaya itu menuntut Alimin dengan hukuman penjara selama dua tahun dan enam bulan atau selama 30 bulan.

Penganiayaan ini terjdi di Hotel Meritus (saat ini Hotel Pullman) pada Agustus 2012. Saat itu terdakwa Alimin sedang pesta minuman beralkohol dan menghampiri Haryono untuk menawari minuman.

Karena ditolak, terdakwa Alimin langsung marah dan melemparkan lampu meja ke Haryono.

Tak terima dengan perlakukan kasar itu, Haryono melaporkannya ke Polsek Genteng. Sejak saat itulah kasus ini menggelinding. Setelah melalui serangkaian proses persidangan, Alimin akhirnya divonis bersalah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved