Rabu, 29 April 2026

Berita Luar Negeri

Keterbukaan Tiongkok Umumkan Hasil Tangkapan Korupsi Rp 8,4 Triliun

Kepemimpinan Tiongkok memprioritaskan target pemberantasan korupsi di beberapa bidang, seperti badan usaha milik negara, sektor energi, serta militer.

Penulis: Wahjoe Harjanto | Editor: Wahjoe Harjanto
google
Presiden Xi Jinping 

SURYA.CO.ID | BEIJING - Indonesia perlu mencontoh Tiongkok yang secara terbuka mengumumkan hasil penindakan korupsi dari November 2012 hingga Juni 2015, sebesar 38,7 miliar yuan atau sekitar Rp 8,4 triliun, masuk kembali dalam kas negara.

Menurut laporan media milik negara, People's Daily, Rabu (29/7/2015), pejabat korup harus mengembalikan semua tanah dan bangunan yang mereka dapatkan dari uang haram kepada pemerintah. Termasuk perusahaan dan tokoh yang mendapatkan keringanan pajak secara gelap.

Sejak berkuasa pada akhir 2012, Presiden Xi Jinping yang juga Ketua Partai Komunis dikenal dengan kampanye anti korupsi dan berjanji akan memburu para harimau dan lalat korupsi.

Haraimau Korupsi terbesar yang tertangkap di bawah kepemimpinan Xi sejauh ini adalah Zhou Yongkang (72) yang kini harus menghabiskan sisa hidupnya di penjara karena terbukti melakukan suap, membocorkan rahasia negara, dan menyalah-gunakan wewenang dalam pengadilan tertutup Mei 2015.

Kepemimpinan Tiongkok memprioritaskan target pemberantasan korupsi di beberapa bidang, seperti badan usaha milik negara, sektor energi, serta militer.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Tags
korupsi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved