Berita Sidoarjo
Ada Teman Tersangkut Kasus Narkoba, Andre Tuduh Jainal Mata-mata Polisi
"Saya jengkel karena dia suka lapor polisi kalau ada kasus narkoba," ujar Andre.
Penulis: Miftah Faridl | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SIDOARJO - Tersangka pembunuh Jainal Abidin, Andre mengaku geram dengan tingkah laku warga Dusun Tambak Bulak Desa Tambak Rejo, Waru itu.
Andre menuduh Jainal mata-mata polisi hingga seorang temannya ditangkap karena kasus narkoba.
Melalui seorang temannya, Andre memancing Jainal untuk ikut pesta miras di Jalan Gajah Mada, Ngingas pada 13 Juli lalu.
Saat pesta miras, cek cok mulut terjadi. Andre menuduh Jainal sebagai tukang lapor masalah narkoba ke polisi.
"Saya jengkel karena dia suka lapor polisi kalau ada kasus narkoba," ujar Andre.
Warga Ngingas itu pun muntab. Dia pulang ke rumah untuk mengambil sabit. Andre ingin memberi pelajaran kepada Jainal karena menjadi informan polisi.
Tanpa babibu, Andre melayangkan sabetan ke arah kepala Jainal. Sabetan itu meleset. Namun, ujung sabit mendarat di dada kiri pemuda 31 tahun itu. Dalam kondisi terluka, Jainal masih bisa melarikan diri.
Dia bersembunyi di bangunan kosong yang berjarak 100 meter dari lokasi pembacokan. Korban tewas akibat kehabisan darah.
Korban ditemukan keesokan harinya oleh warga sekitar. Polisi menemukan barang bukti sarung sabit dan motor korban.
Polisi masih memburu satu pelaku lagi berinisial KR. Barang bukti yang diamankan polisi adalah satu bilah sabit yang sempat dibuang Andre, pakaian Jainal dan beberapa botol miras.
Andre menyerahkan diri setelah mengaku menenangkan diri di rumah isterinya di Surabaya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/2907andre-si-pembunuh2_20150729_162525.jpg)