Korban Kejahatan Seksual SS Ditangani Crisis Center
Secara keseluruhan petugas penyidik Unit PPA Polres Kediri Kota telah mendapatkan nama 15 anak yang menjadi korban.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Wahjoe Harjanto
SURYA.CO.ID | KEDIRI - Anak-anak perempuan di bawah umur yang menjadi korban persetubuhan Sony Sandra (SS) bakal dipulihkan trauma psikisnya di Crisis Center RS Baptis, Kota Kediri.
"Secara resmi kami sudah mengajukan permintaan kepada pihak RS Baptis untuk melakukan recovery trauma para korban," ungkap Ander Sumiwi Budi Prihatin, SH, Penasehat Hukum korban kepada Surya, Jumat (24/7/2015).
Ditambahkan Ander Sumiwi, RS Baptis juga menyambut baik serta siap melakukan recovery trauma para korban. "Proses hukum terus berjalan, namun recovery para korban juga tetap dilakukan," tambahnya.
Setidaknya ada 3 korban yang ditangani Ander dalam pendampingan hukum kasusnya. Korban lainnya ditemukan penyidik Kepolisian dari hasil pengembangan perkara.
Secara keseluruhan petugas penyidik Unit PPA Polres Kediri Kota telah mendapatkan nama 15 anak yang menjadi korban. Namun yang telah membuat laporan polisi sejauh ini baru 5 orang korban.
Selain berkoordinasi dengan Crisis Center RS Baptis, penasehat hukum juga melakukan koordinasi dengan Kantor Dinas Pendidikan Kota Kediri karena mayoritas korban masih SMP.
Sementara Ebiyantoro, Ketua LPA Kota Kediri berjanji bakal mengawal kasus yang melibatkan tersangka Sony Sandra mulai dari tingkat penyidikan di Kepolisian, Kejaksaan hingga persidangan.
"Kami berharap tidak ada main mata antara Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan sehingga ada efek jera bagi pelaku kejahatan terhadap anak," tandasnya.
Selain itu juga mendorong Pemkot Kediri untuk menyiapkan psikolog yang akan mendampingi para korban kejahatan seksual sehingga dapat memulihkan trauma psikologisnya.
"Anak-anak korban kejahatan seksual itu diharapkan tidak mengalami traumatik yang berlebihan," tambahnya.
Ebiyantoro khawatir jika para korban tidak mendapatkan pendampingan akan terjadi adiksi atau ketagihan. "Akan dibentuk tim untuk melakukan rehabilitasi para korban," tambahnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA