Lebaran 2015

Volume Kendaraan Masuk Jatim Menurun

Penurunan volume kendaraan lantaran sebelum Lebaran sudah ada hari libur panjang, sehingga banyak warga yang mudik duluan.

Penulis: M Taufik | Editor: Wahjoe Harjanto

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombes Pol Verdianto Iskandar menyebut, kendaraan yang masuk ke Jawa Timur pada arus mudik Lebaran tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu.

"Untuk arus mudik, kendaraan yang masuk ke Jawa Timur dari arah Tuban, Ngawi dan Banyuwangi mengalami penurunan sekitar 8 persen. Tapi pada arus balik jumlahnya meningkat," ungkapnya, Kamis (23/7/2015).

Diperkirakan, penurunan volume kendaraan lantaran sebelum Lebaran sudah ada hari libur panjang, sehingga banyak warga yang mudik duluan. Dan mereka kembali sesuai Lebaran sehingga saat arus balik volume kendaraan yang keluar Jatim tetap tinggi.

"Ini hasil evaluasi selama 13 hari Ops Ketupat Semeru 2015. Dan diperkirakan, arus balik bakal terus berlangsung sampai hari Minggu besok," lanjutnya.

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat balik ke tempat asal paska berlebaran di kampung halaman. Di Jawa Timur, ada 47 jalur rawan kecelakaan lalu lintas dan 34 jalan rawan macet.

Dari jumlah jalan rawan macet itu, paling parah ada lima lokasi, yakni Babat (Lamongan), Karanglo (Malang), Mengkreng, Wilangan, dan Madiun.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved