Berita Madiun
Dinkes Madiun Waspadai Potensi KLB Penyakit Usai Lebaran
Waspadai membludaknya pasien diare, keracunan makanan akibat adanya pewarna makanan, Demam Berdarah (DB) maupun sejumlah jenis penyakit lainnya.
Penulis: Sudarmawan | Editor: Yuli
SURYA.co.id | MADIUN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Madiun mewaspadai potensi terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) atas sejumlah penyakit yang biasanya terjadi usai Hari Raya Idul Fitri.
Di antaranya, membludaknya pasien diare, keracunan makanan akibat adanya pewarna makanan, Demam Berdarah (DB) maupun sejumlah jenis penyakit lainnya yang disebabkan pergantian musim dan pola makan warga.
"Kami juga mewaspadai kemungkinan KLB misalnya kecelakaan dengan korban massal. Tetapi, sampai H+5 masih aman tak ada kecelakaan besar," ujar Kepala Dinkes Pemkab Madiun, dr Soelistyo Widyantono kepada Surya, Rabu (22/7/2015).
Pria yang akrab dipanggil Soelis ini menguraikan, untuk penanganan KLB diare akan ditangani tim petugas Penyehatan Lingkungan. Sedangkan untuk KLB kecelakaan dan keracunan massal akan ditangani Layanan Kesehatan (Yankes).
"Kalau tahun ini belum didata semua, petugas siaga belum selesai tinggal 2 hari lagi. KLB kecelakaan dan keracunan massal sampai sekarang belum kami temukan," pungkasnya.