Hotel Bagi Satwa Saat Ditinggal Mudik
Hewan yang Terindikasi Sakit akan Dirujuk ke Rumah Sakit
Hewan yang akan dititipkan di Surabaya Pet lebih dulu harus menjalani pemeriksaan standar, yaitu cek surat sertifikat dan surat vaksin satwa tersebut.
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Achmad Pramudito
surya/pramudito
Sebelum diterima menginap di Surabaya Pet, setiap satwa menjalani pemeriksaan fisik yang ketat.
SURYA.co.id | SURABAYA - Setiap hewan yang akan dititipkan di Surabaya Pet terlebih dulu harus menjalani pemeriksaan standar, yaitu cek surat sertifikat dan surat vaksin satwa tersebut. “Kalau nggak ada surat vaksinnya akan dikelompokkan dengan yang tanpa surat,” papar drh Muhammad Zaki Mubarak, pengelola Surabaya Pet.
Selanjutnya adalah wawancara dengan pemilik satwa terkait kondisi kesehatan hewan peliharaannya itu. Berikutnya adalah pemeriksaan fisik, khususnya suhu badan satwa. “Kalau ketahuan suhunya 39,3 derajat Celcius pasti tak akan diterima karena hewan itu sedang sakit,” ucapnya. Cek mata dan gigi termasuk bagian pemeriksaan fisik satwa yang dilakukan Zaki. Menurut anak ketiga dari empat bersaudara ini, mata yang rembes dan ada lendirnya berarti ada masalah dengan pencernaan pada hewan itu. Sedang hewan yang mulutnya berbau berarti dia sedang sakit sariawan. Hewan yang mengalami kasus-kasus tersebut biasanya langsung dirujuk ke klinik atau rumah sakit khusus hewan. Ada pun tarif inap bagi anjing dan kucing di Surabaya Pet berbeda. Untuk anjing bea inapnya Rp 50.000/hari/satwa, dan kucing Rp 20.000/hari/satwa. "Itu belum termasuk untuk makanannya. Kalau makanan disediakan pemilik ya tidak perlu tambah apa-apa," kata Zaki.KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/titip-satwa3_20150715_110652.jpg)