Erupsi Gunung Raung
Musim Mudik, Pesawat di Bandara Jember Batal Terbang
"Tadi malam yang paling deras sekitar jam 10 malam. Pagi ini masih ada, meskipun samar. Landasan masih ada abunya, begitu juga lintasan di udara," uja
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Yoni
SURYA.co.id|JEMBER - Bandara Notohadinegoro Jember untuk kali ketiga ditutup
kembali, Selasa (14/7/2015). Penutupan kali ini dimulai pukul 06.00 - 16.00 wib.
Penutupan ini masih terkait erupsi Gunung Raung. Bahkan kali ini, abu Raung sudah mengguyur landasan pacu bandara.
Menurut Kepala UPT Bandara Notohadinegoro Jember Edy Purnomo, guyuran abu terbilang deras sejak Senin (13/7/2015) pukul 22.00 wib.
"Tadi malam yang paling deras sekitar jam 10 malam. Pagi ini masih ada, meskipun samar. Landasan masih ada abunya, begitu juga lintasan di udara," ujar Edy.
Pihaknya mendapatkan NOTAM (Notice to Airmen) sejak kemarin sore. Karenanya, pihak bandara meneruskan hal itu kepada pihak maskapai yakni Garuda Indonesia.
"Kami terus memantau cuaca. Kami berkomunikasi dengan BMKG Banyuwangi dan Jember. Untuk kondisi besok, kami masih terus memantau," ujar Edy.
Semenjak Raung berstatus Siaga, tiga kali bandara Jember ditutup. Selama rentang waktu itu, dua kali penerbangan trayek Surabaya - Jember batal (canceled).
Hal ini membuat satu-satunya maskapai penerbangan yang melayani rute itu, Garuda Indonesia, kehilangan pendapatan.
Padahal kali ini sudah memasuki masa mudik lebaran. Setidaknya 70 orang penumpang dari Surabaya ke Jember batal terbang, Selasa (14/7/2015).
Padahal pihak maskapi menetapkan tarif atas di masa mudik ini, yakni Rp 650.000 untuk Surabaya - Jember dan sebaliknya.
'Hari ini penerbangan batal lagi. Penumpang dari Surabaya ke Jember penuh, kalau dari Jember ke Surabaya tidak penuh," ujar General Manager PT Garuda Indonesia Tbk Area Jember Syamsul Adnan.
Animo penumpang di masa angkutan mudik kali ini sebenarnya tidak kalah dengan tahun lalu.
Karena terjadi beberapa kali pembatalan, maka pihak maskapai kehilangan pendapatan.
Namun Adnan tidak menyebutkan berapa potensi hilangnya pendapatan itu akibat pembatalan tersebut.
Berdasarkan data penjualan yang didapatkan Surya, selain hari ini, kursi Garuda rute Surabaya - Jember sudah terjual habis untuk keberangkatan 15 Juli dan 16 Juli. Sedangkan rute Jember - Surabaya yang sudah terjual habis di tanggal 20 Juli dan 21 Juli.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA