Jumat, 1 Mei 2026

Pemkot Surabaya

Pemkot Surabaya Gelar 8 Kali Operasi Yustisi Jelang Lebaran

#SURABAYA - Mengantisipasi melonjaknya warga, Pemerintah Surabaya menggelar Operasi Yustisi di delapan kecamatan, sebelum dan sesudah Lebaran.

Tayang:
Penulis: Mohammad Rizal Ghurobi | Editor: Yuli
SURYA.co.id/Ahmad Amru Muiz
OPERASI YUSTISI - Pegawai Pemkot Surabaya aktiv mendata penduduk musiman agar mengurus SKTS. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mengantisipasi melonjaknya warga, Pemerintah Surabaya menggelar Operasi Yustisi di delapan kecamatan, sebelum dan sesudah Lebaran. 

Delapan kecamatan itu yakni, Gubeng pada 6 Juli, Rungkut pada 7 Juli, Sukolilo pada 8 Juli, Tandes pada 9 Juli, Dukuh Pakis pada 27 Juli, Mulyorejo pada 28 Juli, Wonocolo pada 29 Juli, dan Gunung Anyar pada 30 Juli.

Operasi di 8 kecamatan itu merupakan permintaan setiap camat kepada Satpol PP Surabaya. Berbeda dengan Kecamatan Wiyung, Surabaya yang akan melakukan operasi yustisi pada hari-hari menjelang lebaran.

"Di wilayah Wiyung kami akan lakukan serentak, terutama pada kos-kosan dan pemukiman, untuk menjaring penduduk musiman. Nanti yang terjaring kita suruh buat Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS), sehinga mereka terdata," jelas Kusnan, Camat Wiyung, Jumat (10/07/2015).

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), Suharto Wardoyo menyatakan, Operasi Yustisi bertujuan mengetahui jumlah penduduk sebelum dan sesudah lebaran.

"Bu Wali ingin tahu, berapa jumlah warga sebelum dan sesudah Idul Fitri, jadi diadakan Operasi Yustisi itu. Jadi yang terjaring nanti diminta untuk melapor," jelas Anang, sapaan akrab Suharto Wardoyo.

Anang mensyaratkan dua kewajiban bagi penduduk pendatang yang ingin menetap di Surabaya, yakni pekerjaan dan tempat tinggal yang jelas. Sehingga jika hal itu telah terpenuhi maka tidak akan terjaring Operasi Yustisi.

Pada tempat kedatangan, seperti terminal, stasiun, dan bandara juga akan dilakukan penertiban kepada penduduk yang datang.

"Kalau di tempat kedatangan sudah ada tim tersendiri untuk antisipasi serbuan warga pendatang pasca lebaran. Jadi di tempat itu sudah kami fokuskan dengan membuat tim tersendiri," lanjutnya kepada Surya di sela acara Sidang Paripurna di DPRD Surabaya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved