Gunung Raung Siaga
Bandara Notohadinegoro Jember Ditutup 3 Jam
"Bandara Jember ditutup mulai pukul 08.00 wib - 11.00 wib. Kami sudah mengajukan Notam ke Juanda untuk pembukaan bandara pukul 11.00 wib," ujar Edi
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Yoni
SURYA.co.id|JEMBER - Bandara Notohadinegoro Jember ditutup selama tiga jam, Jumat (10/7/2015).
Penutupan ini menyusul keluarnya Notam (Notice to Airmen) dari Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan yang menutup lima bandar udara akibat abu vulkanik Gunung Raung, Jumat (10/7/2015) dini hari.
"Bandara Jember ditutup mulai pukul 08.00 wib - 11.00 wib. Kami sudah mengajukan Notam ke Juanda untuk pembukaan bandara pukul 11.00 wib," ujar Edi Purnomo, Kepala UPT Bandara Notohadinegoro Jember kepada Surya.
Pihak Bandara Notohadinegoro Jember sudah mendapatkan Notam dari Ditjen Perhubungan Udara tersebut.
Karenanya, pihak bandara bersama operator Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia mengecek kondisi landasan.
Hasilnya, lanjut Edi, tidak ada abu vulkanik di landasan dan dedaunan di sekitar bandara.
"Tidak ada sebutir pun debu vulkanik, clear. Sehingga kami laporkan ke Juanda, dan kamu minta dibuka jam 11.00 dari sebelumnya jam 12.00 siang," terangnya.
Jumat (10/7/2015) pukul 00.00 wib, Kemenhub mengeluarkan Notam penutupan lima bandara akibat hembusan abu Gunung Raung.
Kelima bandara itu, Bandara Internasional Ngurah Rai, Bandara Internasional Lombok, Bandara Selaparang Lombokk, Bandara Blimbingsari Banyuwangi,, dan Bandara Notohadinegoro Jember.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA