Barita Madiun

Umbar Tembakan, Aksi Preman di Pasar Besar Madiun Bikin Gempar Warga

"Kami juga tak tahu masalahnya apa. Kok tiba-tiba Kojek membabi buta menembakkan pistol dari balik bajunya," terang saksi

Penulis: Sudarmawan | Editor: Yoni
dailymail.co.uk
Foto Ilustrasi : Pistol yang dipakai gangster 

SURYA.co.id| MADIUN - Aksi preman koboi di parkir belakang Pasar Besar Madiun (PBM) membuat para pedagang gempar, Kamis (02/07/2015) malam.

Apalagi, aksi penembakan itu dilakukan berkali-kali hingga mengenai salah satu juru parkir yang ada di lokasi kejadian.

Meski aksi penembakan ala koboi itu, hanya menggunakan pistol air softgun, akan tetapi sempat membuat suasana tegang.

Oleh karenanya, kasus koboi meletuskan bekali-kali tembakan itu dilaporkan ke Polsek Taman.

Beruntung pelaku penembakan, Tri Joko Kuncoro alias Kojek bisa langsung diamankan petugas beberapa jam paska pelaku melarikan diri dari lokasi penembakan itu.

Kini, Kojek yang dikenal sebagai salah satu pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kota Madiun itu, masih menjalani pemeriksaan di Polsek Taman.

Meski jelas-jelas sebagai pelaku aksi penembakan ala koboi itu, namun para wartawan dilarang polisi mengambil gambarnya.

Padahal, pria kelahiran Solo 12 April 1984 warga JL Setinggil, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun masih diperiksa tim penyidik Polsek Taman.

Sedangkan korbannya, Panji Haryo Mukti alias Rio (37) warga Gang IV, JL Singosari, Kelurahan Patihan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun langsung dilarikan ke UGD RSUD Sogaten, Kota Madiun lantaran mengalami luka di punggung kakinya.

Apalagi, korban yang tak lain juru parkir PBM kelahiran Madiun 13 Mei 1978 itu mengalami pendarahan.

"Kami juga tak tahu masalahnya apa. Kok, tiba-tiba Kojek membabi buta menembakkan pistol dari balik bajunya," terang saksi Tukul (40) kepada Surya, Kamis (02/07/2015) malam.

Selain itu, Tukul menceritakan awalnya sempat ngobrol biasa-biasa saja dengan pelaku maupun teman-temannya yang sempat menikmati minuman keras (miras) di parkir belakang PBM itu.

"Ya, ngobrol biasa. Kami juga sempat menawari minum tapi dia (Kojek) tak mau," pungkasnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Tags
Madiun
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved