Ramadan 2015

Pedagang Kaget Tiba-tiba Banyak Polisi Cantik Bawa Senjata dan Anjing

#SURABAYA - Para pedagang di Darmo Trade Center (DTC) Surabaya kaget tiba-tiba banyak polisi cantik bawa senjata dan anjing.

Pedagang Kaget Tiba-tiba Banyak Polisi Cantik Bawa Senjata dan Anjing
m taufik
Para personil Sabhara Polda Jatim saat di pertokoan emas DTC Surabaya, Jumat (3/7/2015) sore. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Para pedagang di Darmo Trade Center (DTC) Surabaya kaget tiba-tiba banyak polisi cantik bawa senjata dan anjing, Jumat (3/7/2015) sore.

Mereka sempat mengira ada kasus besar di pusat perbelanjaan kawasan Wonokromo tersebut.

"Saya kira ada kasus apa, kok banyak polisi datang. Apalagi ada anjing pelacaknya juga. Eh, ternyata hanya patroli di toko-toko emas," ujar Feri, seorang pedagang di DTC.

Patroli itu memang melibatkan para Polwan dari Direktorat Sabhara Polda Jatim. 

Terhitung, ada 225 orang personel Raimas (pengurai massa) Dit Sabhara Polda Jatim yang "menyerbu" DTC. Mereka bersenjata lengkap dan membawa anjing pelacak.

Begitu sampai di sana, ratusan petugas langsung menyebar ke toko-toko emas yang ada. Satu persatu toko emas di pusat perbelanjaan di seberang Stasiun Wonokromo itu diperiksa oleh petugas.

Selain memeriksa keamanan, petugas juga berbincang dengan para pedagang. Mereka berkordinasi tentang sistem pengamanan yang ada. Termasuk mengecek keberadaan CCTV dan sebagainya.

"Sebelum ke DTC, kami juga melakukan patroli dan memeriksa toko-toko emas di Jalan Blauran. Ini merupakan kegiatan untuk mengantisipasi kerawanan menjelang Lebaran Idul Fitri," kata Direktur Sabhara Polda Jatim Kombes Pol Imam Sayuti di sela kesibukannya.

Dijelaskan Imam Suyuti, personil yang diterjunkan ke DTC bukan hanya untuk pengamanan toko emas, tapi juga seluruh pusat perbelanjaan.

"Di DTC setelah dilakukan pendataan diketahui ada 20 toko emas di lantai. Yang diterjunkan, K-9 atau anjing pelajak. Serta para petugas Dalmas bersenjata lengkap. Dan yang menjadi perhatian bukan toko emas saja, seluruh pusat perbelanjaan juga diawasi, tapi sifatnya mobile," paparnya.

Tim Dalmas dan Raimas yang diterjunkan untuk melakukan pengamanan di pusat-pusat perbelanjaan sudah berlangsung sekitar seminggu. Dan bakal terus digelar sampai lebaran nanti.

"Tujuannya, mengantisipasi kejahatan dan memberi rasa aman bagi pedagang serta pengunjung," lanjutnya.

Saat lebaran nanti, pasukan Dalmas dan Raimas juga bakal memelototi minimarket, SPBU yang buka 24 jam, dan permukiman penduduk yang banyak ditinggal mudik oleh penghuninya. Personil bakal melakukan patroli rutin dan melibatkan Babinkamtibmas setempat.

"Pengamanan yang dilakukan oleh Ditsabhara sifatnya dinamis, dan skala prioritas. Jadi tak hanya di satu renpat saja. Bisa berpindah-pindah. Namun, di tempat-tempat rawan, tetap dipasang petugas yang terus berjaga," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuono.

Disampaikannya, dari hasil evaluasi diketahui bahwa kompleks pertokoan emas dan pusat perbelanjaan yang saat ini butuh pengawasan lebih. Maklum, menjelang lebaran, masyarakat selalu berbondong-bondong ke mal untuk berbelanja.

Penulis: M Taufik
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved