Pendidikan di Surabaya
Dua Sekolah di Surabaya Dapat Tambahan Pagu Murid Baru
Di SMAN 5 Surabaya, dari pagu mitra warga sebanyak 18 kursi, hanya 15 peserta didik yang diterima.
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Yuli
SURYA.co.id | SURABAYA - Pemenuhan pagu untuk pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2015 jalur mitra warga belum dapat dipenuhi oleh beberapa sekolah.
Hal ini membuat dua sekolah di Surabaya mendapat penambahan pagu dalam PPDB 2015.
Seperti yang terjadi di SMAN 5 Surabaya. Dari pagu mitra warga sebanyak 18 kursi, hanya 15 peserta didik yang diterima.
Kepala SMAN 5 Surabaya Sri Widiati mengakui hal tersebut. Namun pihaknya menolak disebut sepi pendaftar.
Sebab, total pendaftar jalur mitra warga yang masuk ada sekitar 20 calon peserta didik.
"Setelah kami survei hasilnya ternyata yang memenuhi syarat masuk melalui jalur ini cuma 15 saja. Ya, kami terima 15," tuturnya, 2 Juli 2015.
Pagu mitra warga diambil lima persen dari total pagu sekolah.
Selain di SMAN 5, sisa pagu juga terjadi di SMAN 10 Surabaya. Dari total pagu mitra warga sebanyak 19 kursi, hanya 16 peserta didik yang diterima.
Ketua Panitia PPDB Surabaya Yusuf Masruh mengatakan, terkait pagu mitra warga yang tidak terpenuhi ini, akan dialihkan melalui jalur lain.
"Misalnya di SMAN 5 akan ditambahkan untuk jalur kawasan dan SMAN 10 diikutkan ke jalur reguler. Hampir semua sekolah memenuhi pagu mitra warga. Hanya beberapa saja yang tidak bisa memenuhi,” katanya.
Dengan adanya siswa pagu ini, Yusuf memastikan tidak akan ada bangku kosong yang disisakan.
Sebab, dalam PPDB ini telah ada mekanisme pemenuhan pagu. Termasuk bagi sekolah kawasan yang tidak mampu memenuhi pagunya di PPDB jalur kawasan, akan dilakukan pemenuhan pagu.
“Otomatis pagu yang tidak terpenuhi akan dilakukan pemenuhan pagu. Jika dengan mekanisme ini masih sisa, akan kita alihkan ke jalur lain,” terangnya yang juga Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan Surabaya.