Berita Tuban

Polisi Tangkap Warga Tuban Edarkan 3.000 Butir Carnopen

"Ada kemungkinan pelaku rutin memasarkan carnopen ke wilayah Pantura Lamongan,"kata Raksan.

Polisi Tangkap  Warga Tuban Edarkan  3.000 Butir Carnopen
surya/eben haezer panca
Narkoba hasil sitaan di kantor BNNP Jatim, hasil razia selama tiga bulan terakhir di sejumlah sekolah. 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Naas, Khosim (50) warga Desa Sugihwaras Kecamatan Jenu Tuban ketika hendak memasarkan sebanyak 3.000 butir pil carnopen ke wilayah Brondong ditangkap anggota reskoba, Rabu (1/7).

Tertangkapnya tersangka, Khomsin saat tiga anggota reskoba Polres Lamongan dipimpin Ipda Lukman Hadi melakukan patroli di wilayah Brondong.

Saat itulah kebetulan tersangka muncul dari arah barat dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol S 6708 GW.

Ketika melintas di timur perusahaan pengelintingan rokok, tersangka diberhentikan petugas.

Saat diminta menunjukkan surat - surat kelengkapan kendaraannya, Khomsin nampak kebingungan seperti ada yang sedang disembunyikan.

Ternyata STNK motor pelaku ada di jok sepeda motor. Saat jok dibuka, polisi mencuriga ada bungkusan dalam tas kresek warna hitam.

Polisipun mencoba mencari tahu isi dalam tas. Tersangka berusaha mengelak dengan mengelabuhi polisi, kalau barang dalam tas kresek itu camilan untuk persipan buka puasa nanti.

Tak percaya dengan pengakuan itu, tersangka diminta membukanya dan ternyata isinya 3.000 butir pil daftar G jenis carnopen.

Tersangka tidak bisa mengelak dan langsung diinterograsi polisi.

Tersangka mengaku barang haram itu hendak dipasarkan ke wilayah Brondong.

Paur Subbag Huma, Ipda Raksan mengatakan, pelaku dijerat dengan UU Kesehatan. Kini polisi sedang mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan Khomsin.

"Ada kemungkinan pelaku rutin memasarkan carnopen ke wilayah Pantura Lamongan,"kata Raksan.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved