Berita Tuban

Astagfirullah, Mertua Ini Bunuh Menantunya

“Kemarin (setelah membacok) pelaku menyerahkan diri ke Polsek. Saya lalu perintahkan di Kapolsek agar membawa pelaku ke polres untuk diperiksa,” papar

Astagfirullah, Mertua Ini Bunuh Menantunya
ilustrasi

SURYA.co.id| TUBAN - Bukannya memanfaatkan bulan Ramadan ini untuk bertaubat, mertua ini malah membunuh menantunya sendiri.

Peristiwa pembunuhan terjadi di Desa Dusun Tengger Wetan, Desa Tengger, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban pada Selasa (30/6) sore.

Pembunuhan mengerikan itu melibatkan Wartono (55) sebagai mertua dan Dimas Joyo Mulyono (24) sebagai menantunya. Menantu dan mertua ini tinggal serumah.

Sore itu, Dimas membuat sekat di rumah mertuanya. Sekat tersebut memisahkan bagian dalam rumah menjadi dua.

Rencananya, bagian depan akan digunakan hidup bersama istrinya, sedangkan bagian belakang mertuanya.

Tiba-tiba mertua perempuan dan Dimas adu mulut. Mertua perempuan itu teriak diduga karena dipukul Dimas.

Teriakannya terdengar Wartono. Wartono tidak terima istrinya diperlakukan menantunya seperti itu, lalu mengambil parang di belakang rumah.

Tidak lama kemudian, Wartono kembali menghampiri menantunya dan membacok Dimas.

Dimas dibacok sebanyak empat kali di bagian kepala.

“Kemarin (setelah membacok) pelaku menyerahkan diri ke Polsek. Saya lalu perintahkan di Kapolsek agar membawa pelaku ke polres untuk diperiksa,” papar AKBP Guruh Arif Darmawan, Kapolres Tuban kepada Surya, Rabu (1/7).

Setelah dibawa ke Mapolres Tuban, penyidik lalu memeriksa, setelah itu menjebloskan ke penjara.

“Sekarang kami masih proses mendalami motif pelaku membunuh menantunya itu. selama pemeriksaan ini, kami penjara dia (Wartono),” terangnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Iksan Fauzi
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved