Nite Rider Ramadan

Tak Bisa Lanjut Karena Pedal Putus

Para cyclist ini agendakan nggowes keliling kota sembari menikmati kulines khas Surabaya. Kegiatan ini diikuti beragam klub dan beragam sepeda.

Tak Bisa Lanjut Karena Pedal Putus
surya/pramudito
Bulan puasa tidak menghalangi pehobi nggowes menjalankan aktivitasnya mancal sepeda keliling kota. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Puasa tak menyurutkan semangat pehobi nggowes melakukan aktivitas rutinnya. Cuma mereka kini mengalihkan kegiatan yang rutin dilakukan Sabtu atau Minggu pagi itu pada malam hari.

Mereka agendakan nggowes keliling kota sembari menikmati kulines khas Surabaya. Acara mancal ini bergerak dari Colors Pub & Restaurant, Kamis (25/6/2015). Usai buka puasa seadanya, sekitar 20 cyclist dari bermacam klub ini pun menyiapkan sepeda masing-masing yang semula dinaikkan mobil.

Yang ikut gabung Nite Rider Ramadan ini adalah cyclist seluruh Surabaya, seperti BOG, RAMA, SRBC, BCC, Fix Gear, dan AMBC. Mereka berbaris rapi menyelusuri jalur Jl Sono Kembang, Raya Darmo, Taman Bungkul, Jl Kutai, dan Jl Hayamwuruk melewati Surabaya Town Square.

Sampai di titik ini ternyata sepeda Arif ‘Blingsatan’ mengalami masalah. “Maaf nggak bisa lanjut karena pedalnya sempal (putus),” ucap musisi rock ini.

Perjalanan para cyclist pun berlanjut melewati Jl Gunungsari, jembatan Rolak Gunungsari, masuk ke Jl Karah, dan berakhir di sebuah rumah makan di Jl Gayungsari. Usai menempuh perjalanan sejauh sekitar 10 km, para cyclist ini pun meluapkan rasa lapar dan dahaga mereka di restoran tersebut.

Usai melepas lelah sejenak, para biker ini kembali mancal sepedanya menuju titik akhir di Colors Pub & Restaurant. Acara di kafe itu dilanjut ngopi hingga tengah malam.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Achmad Pramudito
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved