Ini Tips Berpuasa Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Sebagai ibu, selain menjalankan tugas mulianya menyusui ia juga harus memperhitungkan gizi untuk bayinya.

Ini Tips Berpuasa Bagi Ibu Hamil dan Menyusui
net
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Setiap kali masa puasa tiba, selalu ada pertanyaan tentang cara berpuasa bagi ibu hamil.

Selama sekitar 15 jam tidak makan maupun minum tentu ada catatan tersendiri untuk ibu hamil.

Dari segi medis, dr Indra Yuliati SpOG menjelaskan, ibadah puasa merupakan hal positif bagi tubuh manusia, karena ada waktu beristirahat bagi pencernaan.

Itu juga dapat mencegah penyakit yang akan timbul akibat pola makan yang berlebihan yang dapat menyebabkan kegemukan pada calon ibu dan janin.

“Berpuasa merupakan proses terapi detoks dalam tubuh karena dengan berpuasa asupan kalori yang masuk terbatas dan dapat berproses dengan sempurna yang dapat mengubah makanan menjadi energi bagi tubuh dan membersihkan zat-zat yang bersifat racun dalam tubuh,” kata Indra.

Hal senada juga dipaparkan oleh Prof Dr dr Budi Santoso SpOG. “Ibu hamil boleh berpuasa asalkan tubuhnya sehat dan tidak dalam keadaan mual-mual atau diabetes. Selama dirasakan tubuhnya mampu untuk berpuasa, itu tidak masalah. Namun, jika ragu-ragu, sebaiknya dikonsultasikan dengan pihak medis agar selalu memantau tumbuh kembang janin,” kata Budi.

Ia juga menjelaskan, kontrol dengan pihak medis sangat diperlukan karena dapat dipantau secara keseluruhan baik dari kadar gula, tekanan darah, berat badan, dan kondisi kesehatan ibu.

Indra menuturkan, ada beberapa yang harus diperhatikan ibu hamil dan menyusui. Ibu hamil yang berpuasa harus menghindari cuaca panas yang sangat terik dan terlalu lama di bawah matahari karena tubuh akan mengeluarkan cairan tubuh lebih banyak dari biasanya.

"Jika tidak bisa dihindari, perbanyak minum air putih ketika sahur dan berbuka," tutur Indra.

Berpuasa berarti mengubah pola makan. “Tetap makan tiga kali sehari, yaitu ketika sahur, berbuka, dan menjelang tidur atau setelah salat tarawih. Komposisi makanan 50 persen protein, 30 persen karbohidrat, dan 20 persen lemak,” kata Indra.

Halaman
12
Penulis: Aditya Dwi Setianto
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved