Eksklusif Aplikasi religi

Di Surabaya, Firzil Tech Luncurkan 8 Aplikasi Religi

Kembangkan Ramadhan 2015 App yang sebenarnya merupakan pengembangan dari aplikasi buatan tahun sebelumnya.

surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi siswa belajar membaca dan menulis Al Quran 

SURYA.co.id | MALANG - Di Malang, masih ada pengembang aplikasi religi lain, antara lain Mesjidku, karya Trio Adib Toriq (30), Narendra Wicaksono (30), dan Mukhlis Jauhari. Ini diklaim sebagai jejaring sosial pertama untuk masjid di Indonesia.

Masjidku baru diluncurkan dua pekan lalu. Meski demikian, aplikasi ini sudah berhasil menggaet 5.000 lebih pengunduh.

“Aplikasi ini adalah sosial media yang menghubungkan masjid dengan jemaah,” papar Chief Technology Officer Masjidku Adib saat ditemui di rumahya di Kota Malang, Sabtu (20/6).

Satu lagi Arema pengembang aplikasi religi adalah Hanas Subakti (22). Mahasiswa jurusan Teknik Informatika Universitas Brawijaya itu menciptakan aplikasi "Hidayah”, yang kemudian diperbarui menjadi “Hidayah+”, pada 19 Juni 2015.

Aplikasi ini menyediakan kutipan-kutipan Islami yang bersumber dari puluhan ustadz.

Selain kutipan, pengguna juga dimanjakan dengan tuntunan tata cara salat dilengkapi doa-doanya. Ada juga item yang menyediakan informasi tentang zakat, puasa dan beberapa doa.

Pengembang aplikasi lain yang rajin meluncurkan aplikasi Islami adalah Firzil Tech Indonesia. Satu markasnya di Surabaya dihuni anak-anak muda Jatim. Satu kantor lagi berada di Jakarta.

“Setiap dua atau tiga minggu sebelum Ramadan, kami memang selalu mengupayakan untuk membuat aplikasi baru,” kata Brian Arfi Faridhi, founder sekaligus CEO Dhezign Online Solution, Selasa (23/6).

Dari portofolio yang tampak dalam Google Play, aplikasi-aplikasi bernuansa Islami untuk platform Android yang telah dibuat Firzil memang cukup banyak. Sebut saja Tausiyah, Doa-Doa Harian Sesuai Sunnah, Panduan Shalat, Mosque Finder, Radio Sunnah Indonesia, Last Ayat, Prayer Chart for Tablet, dan yang paling akhir adalah Ramadhan 2015 App.

“Seharusnya, pada Ramadan tahun ini kami bikin aplikasi dengan melibatkan figur artis. Tetapi, karena waktunya tidak nutut, kami kembangkan Ramadhan 2015 App yang sebenarnya merupakan pengembangan dari aplikasi buatan tahun sebelumnya. Mungkin, tahun depan rencana kami melibatkan figur artis tadi bisa terwujud,” urainya.

Semua mobile application bernuansa Islami yang dibuat Firzil Tech adalah aplikasi gratis yang bisa diunduh para pengguna Android.

Menurut Brian, aplikasi-aplikasi itu dibuat bukan untuk mendapatkan rupiah, melainkan untuk membantu umat Muslim menjalankan ibadah di bulan penuh berkah ini.

“Kami jualan aplikasi bukan dengan manusia, tetapi dengan Allah,” ucapnya setengah bercanda. (Benni Indo/Eben Haezer Panca/David Yohannes)

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA


Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved