Ponpes Mahasiswa Al Hikam Malang, Penuhi Sisi Religi Anak Kampus

Sedangkan motto pondok, yakni amaliyah agama, prestasi ilmiah, dan kesiapan hidup.

Ponpes Mahasiswa Al Hikam Malang, Penuhi Sisi Religi Anak Kampus
surya/samsul hadi
Seorang mahasiswa tengah belajar di Pondok Pesantren (Ponpes) Mahasiswa Al Hikam, Malang. 

SURYA.co.id | MALANG - Sepatutnya, generasi muda itu pandai ilmu pengetahuan dan agama. Bertolak dari hal itu, KH Ahmad Hasyim Muzadi mendirikan Pondok Pesantren (Ponpes) Mahasiswa Al Hikam, Malang.

Santri yang juga mahasiswa di sana menjalani rutinitas di dua tempat berbeda, kampus dan ponpes.

KH Muhammad Nafi' tidak pernah menyangka Ponpes Mahasiswa Al Hikam yang didirikan KH Ahmad Hasyim Muzadi, mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, akan berkembang seperti saat ini.

Ia masih ingat, pertama kali ponpes diresmikan 24 tahun lalu, santrinya hanya 11 orang.

“Sekarang jumlah santrinya 320 orang. Mereka mahasiswa dari luar kota yang kuliah di Kota Malang,” kata pria yang menjabat sebagai Wakil Pengasuh Ponpes Mahasiswa Al Hikam itu.

Kiai Nafi' menceritakan, KH Ahmad Hasyim Muzadi mulai mempersiapkan pembangunan ponpes sejak 1980.

Cikal bakal bangunan ponpes berupa masjid yang dibangun di areal seluas 300 meter persegi dengan tiga kamar untuk santri.

“Saat diresmikan pada 1990, jumlah santri yang mondok menyesuaikan kamar yang tersedia. Aktivitas pondok ya di masjid itu,” ujarnya.

KH Ahmad Hasyim Muzadi yang kini menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden mempunyai misi ketika mendirikan ponpes itu. Ia ingin memberikan bekal pendidikan agama bagi para mahasiswa di Kota Malang.

Mahasiswa sebagai generasi yang akan memimpin bangsa harus memiliki agama yang kuat. Apalagi, porsi pendidikan agama di kampus hanya sedikit.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved