Pemberantasan Narkoba
Akibat Suami dan Isteri Suka Sabu, Padahal Pendapatan Kecil
@SURYAcoid - Kalau hanya mengandalkan gaji suami, tidak cukup. Kami menjual sabu agar ada uang untuk menikmati sabu.
Penulis: Zainuddin | Editor: Yuli
SURYA.co.id | SURABAYA - Pasangan suami-istri (pasutri), Doni Krisyanto (33), dan Istiqomah (35) benar-benar kompak. Karena kekompakannya ini pula pasutri ini harus mendekam di sel Mapolsek Pakal karena mengedarkan sabu-sabu.
Anggota Unit Reskrim Polsek Pakal menangkap dua tersangka yang sedang menunggu pembeli di Jalan Raya Pakal.
Petugas menyita satu poket sabu yang akan dijual kepada pelanggannya. Sebelum ditangkap, pasutri ini sudah menjual satu poket sabu di tempat lain. Petugas juga menyita uang Rp 200.000 hasil penjualan sabu itu.
Pasutri ini awalnya memakai sabu untuk menghilangkan rasa jenuh. Doni bekerja di pabrik, sedangkan Istiqomah tidak memiliki pekerjaan. Karena ingin mendapat penghasilan tambahan, mereka sepakat menjual sabu.
“Kalau hanya mengandalkan gaji suami, tidak cukup. Kami menjual sabu agar ada uang untuk menikmati sabu,” kata Istiqomah, Selasa (16/6/2015).
Berbeda dengan penjual sabu lainnya, pasutri ini tidak menggunakan sistem ranjau. Artinya barang ditaruh di tempat tertentu sesuai kesepakatan antara penjual dan pembeli.
Mereka khawatir sabu yang ditaruh di tempat tertentu akan ditemukan orang lain.
Pasutri ini langsung memberikan sabu kepada pembelinya. Sebelumnya pasangan ini akan menghubungi pembeli untuk menentukan lokasi bertemu. Sabu sesuai pesanan akan diberikan setelah pembeli menyerahkan uang.
“Kami baru dua kali menjual sabu,” tambahnya.
Sekarang pasutri ini sama-sama mendekam di sel tahanan. Kanitreskrim Polsek Pakal, AKP Oloan Manulang mengakui tidak mudah menangkap pasutri ini.
Pasutri ini selalu memastikan pembelikan pembelinya bukan anggota polisi. Tapi anggota Unit Reskrim berhasil mengelabui pasutri ini saat akan menangkapnya. Anggota polisi itu pura-pura memesan sabu.
“Bandarnya masih diburu. Kami kesulitan karena mereka tidak mengenal bandarnya,” kata Oloan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sabu-sabu-sabu-reskrim-polsek-pakal-surabaya_20150616_210330.jpg)