Berita Kediri
Tukang Becak Sebatangkara, Tewas Mendadak di Atas Becaknya
"Pak Geng memang hidup sebatang kara. Dia sudah lama pisah dengan keluarganya," ungkap Saiful, rekannya.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Yoni
SURYA.co.id|KEDIRI - Sugeng (55) tukang becak yang biasa mangkal di sekitar Water Torn Kuwak Jl Ahmad Yani, Kota Kediri ditemukan meninggal mendadak, Minggu (14/6/2015) tengah malam.
Informasi yang dihimpun Surya, Senin (15/6/2015), selama ini korban dikenal hidup sebatang kara. Sehari-hari hanya mengandalkan penghasilan dari pengayuh becak.
Sementara kondisi fisiknya sudah tidak prima lagi dan sering sakit-sakitan.
Saat kejadian korban sempat mengeluh sakit sesak napas serta tiduran di becaknya.
Namun saat hendak ditolong warga, kemudian nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Korban meninggal di bangku becaknya.
Dari keterangan warga, Sugeng diduga pendatang dari Surabaya. Namun sejauh ini tidak ada warga yang mengetahui anggota keluarganya.
Sehari-hari korban sering tiduran di atas becaknya di sekitar Water Torn.
"Pak Geng memang hidup sebatang kara. Dia sudah lama pisah dengan keluarganya," ungkap Saiful, rekannya.
Petugas Polsek Kota Kediri yang mendapat kaporan kemudian membawa jenasah korban ke RSUD Gambiran sambil menunggu keluarganya.
Sementara hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan bekas penganiayaan. Diduga penyebab kematiannya karena sakitnya kambuh.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kamar-mayat-madiun_20150609_123204.jpg)