Wirausaha

Chairul Tanjung Terbang dari Los Angeles ke Surabaya Demi Berbagi Tips

#SURABAYA - CT yang masuk seribu orang terkaya di dunia itu begitu lugas dan realistis dalam memberi tips berentrepreneur.

Chairul Tanjung Terbang dari Los Angeles ke Surabaya Demi Berbagi Tips
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
SEMANGAT WIRAUSAHA - Pemilik CT Corp, Chairul Tanjung dan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini hadir menjadi pembicara dalam acara d Preneur Spesial Surabaya di Dyandra Convention Center, Minggu (14/6). Acara tersebut digelar untuk menyemangati entrepreneur muda khususnya di Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Salah satu tokoh entrepeneur Indonesia yang kini jadi konglomerat, Chairul Tanjung (CT), hadir di tengah-tengah ribuan entrepeneur muda Surabaya.

Bos CT Corp ini terbang dari Los Angeles langsung ke Surabaya hanya untuk berbagi tips.

Selain CT, dihadirkan pula birokrat dan wali kota enterpreneur Tri Rismaharini di acara 'd'Preneur Spesial Surabaya. Keduanya menjadi sosok magnet di antara sekitar 2.000 entrepreneur muda yang memadati dyandra convention hall di Dyandra Convention Center Surabaya, Minggu (14/6/2015).

Begitu moderator Alfito Deannova memanggil keduanya, tepuk tangan dan sambutan riuh rendah menggema di gedung pertemuan di Jalan Basuki Rahmat Surabaya tersebut. "Saya ingin ada CT-CT lebih banyak lagi," kata CT membuka bincang eksklusif yang santai.

CT yang masuk seribu orang terkaya di dunia itu begitu lugas dan realistis dalam memberi tips berentrepreneur. Dokter gigi yang beralih menjadi pengusaha ini selalu menjelaskan dengan kehidupan dan pengalaman nyata.

"Silakan carilah pemicu dan dorongan kuat sebelum memutuskan ingin jadi pengusaha. Saya selalu teringat, waktu saya masih kuliah di UI. Orangtua saya menggadaikan kain halus simpanannya hanya untuk bayar kuliah saya," ungkap CT.

Namun pemicu itu tak harus kesedihan. Tapi motivasi yang kuat untuk komitmen. Selalu bekerja keras demi mewujudkan impian ini. Mengubah hidup harus dari diri sendiri.

Mendengar kisah tokoh entrepreneur ini, ribuan siswa, mahasiswa, dan pengusaha muda Surabaya itu makin antusias. CT yang masih mahasiswa waktu itu bertekad tak ingin lagi menyusahkan orangtua.

Sejak itu, dia jualan buku pegangan kuliah hingga buka foto kopi di dalam kampus.

"Mulailah dari hal yang paling dekat dengan kehidupan kita. Sesuatu yang dibutuhkan dan potensi di sekitar dan lingkungan kita. Jika di kampus, silakan apa yang dibutuhkan mahasiswa di situ," kata CT menjawab Melati, mahasiswi ITS yang bertekad buka kafe.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved