Pendidikan di Surabaya
SMA Nation Star Academy Wajibkan Siswa Buat inovasi untuk Ambil Rapor
#SURABAYA - Orangtua murid ini sebelum mengambil rapor anaknya wajib menyimak apa yang siswa buat tentang inovasinya.
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Yuli
SURYA.co.id | SURABAYA - Sekolah Menengah Atas (SMA) Nation Star Academy (NSA) di Jalan Dharmahusada Indah Barat VI/1 Surabaya ini mengharuskan siswa kelas X dan XI membuat atau menghasilkan sesuatu sebagai syarat mendapatkan rapor yang diambil orangtua dan wali murid.
"Orangtua murid ini sebelum mengambil rapor anaknya wajib menyimak apa yang siswa buat tentang inovasinya. Jadi, siswa didampingi wali kelas, lalu mereka menampilkan inovasinya, dan di evaluasi oleh wali murid dan juga wali kelas," terang kepala SMA NSA, Sonya Fracian Kalengkongan, Jumat (12/6/2015).
Student LED Conference, dimana sebuah program yang menuntut siswa berinovasi, berkreasi dan berproduksi. Selain itu juga, Student Led Conference membuat siswa tak hanya paham teori, namun juga aplikasi.
Beberapa produk siswa, diantaranya lotion pencegah nyamuk, lilin pengusur nyamuk, sabun anti nyamuk, power bank tenaga surya, dan masih banyak lagi.
Salah satu karya siswa ialah power bank tenaga surya, karya Fredy. Power bank yang terdiri dari solar cell ini cukup dipanaskan dan bisa dimanfaatkan untuk charger handphone.
"Kalau tidak ada matahari, mendung, power bank ini bisa diisi dengan tenaga listrik. Biaya pembuatan power bank tenaga surya ini Rp 300 ribu," ujarnya Fredy.
Karya lainnya ialah Lotion Rosemary adalah lotion anti nyamuk karya Richie chandra Budijono, siswa kelas XI IPA 2. "Zaman sekarang identik sungai kotor, banyak nyamuk. Efeknya ada nyamuk malaria dan demam berdarah," Richie melontarkan alasannya membuat lotion anti nyamuk.
Komposisi lotion produk rumahan ini, ekstrak rosemary dengan aroma nyaris seperti kayu putih, beeswax, gliserin, distilled water, dan coconut water.
Untuk lilin anti nyamuk, ada tambahan aromaterapi alami dari jeruk nipis dan sari sereh. "Kelebihan lotion anti nyamuk buatan kami tanpa pengawet, lebih alami, mampu jaga kelembaban kulit. Ini sudah saya tes pada lengan dan kaki saya, tidak menimbulkan iritasi," katanya. Richie ingin produknya bisa diproduksi massal.