TKW Asal Malang Meninggal di Hongkong
Ini PJTKI yang Memberangkatkan Wiji ke Hongkong
Wiji Astutik berangkat dari Indonesia ke Hongkong melalui perusahaan jasa TKI PT Tritama Bina Karya.
Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Parmin
SURYA.co.id | MALANG – Wiji Astutik (34), warga Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang yang tewas akibat pembunuhan di Hongkong, diketahui merupakan seorang TKW. Ia berangkat dari Indonesia ke Hongkong melalui perusahaan jasa TKI PT Tritama Bina Karya.
Perusahaan pemberangkatan Wiji ini terdapat di Jl Ki Ageng Gribig No 494, Kedungkandang, Kota Malang. Perusahaan ini berdiri megah di depan perusahaan pabrik rokok kretek, Putra Djagung. Lahan perusahaan ini sekitar 100 meter persegi.
Di sekitar perusahaan juga terdapat beberapa spanduk iklan lowongan kerja sebagai TKI. Perusahaan ini menawarkan bagi siapa saja yang tertarik menjadi pekerja TKI di tiga negara, Hongkong, Singapura, dan Taiwan.
Walau demikian, kondisi perusahaan tersebut sepi pada Rabu (10/6/2015) siang. Saat itu tak tampak aktivitas bekerja, atau pelatihan di sini.
Menurut Bambang, seorang petugas keamanan, seluruh pegawai di PT Tritama Bina Karya sedang keluar kantor. Ia tak mengetahui kapan pegawai yang mengurus pemberangkatan Wiji dari Malang ke Hongkong pulang.
Pria berbadan kekar ini menjelaskan nama pegawai yang menangani pemberangkatan Wiji adalah Rina.
“Dia keluar sejak pagi tadi. Pulangnya kapan saya tak tahu,” kata Bambang.
Informasinya, Rina pada saat itu berada di rumah Wiji bersama petugas dari Kementerian Luar Negeri Indonesia, guna bertemu keluarga Wiji.
Bambang menambahkan PT Tritama Bina Karya merupakan perusahaan Jasa Tenaga Kerja resmi. Di sini, seluruh calon pekerja diwajibkan mengikuti sejumlah pelatihan sebelum diberangkatkan ke tempat kerja. Mereka juga bisa menginap di asrama yang terletak di bagian belakang perusahaan.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bukan-pt-tritama-bina-karya_20150610_215713.jpg)