Berita Pamekasan

Tiga Tahun Jalan Rusak Dibiarkan, Ini Kata Kadis PU Pamekasan

Menurut Totok, seluruh jalan rusak pasti akan tertangani, utamanya jalan-jalan poros kecamatan kendati dengan anggaran yang terbatas

Tiga Tahun Jalan Rusak Dibiarkan, Ini Kata Kadis PU Pamekasan
surya/muchsin
Kondisi Jalan Teja, Kecamatan Kota, rusak parah sepanjang 1 km, Senin (8/6/2015). 

SURYA.co.id | PAMEKASAN – Keinginan Pemkab Pamekasan untuk menuntaskan perbaikan jalan rusak di tujuh titik sebelum lebaran tidak terwujud.

Pengerjaan proyek perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan di Pamekasan, senilai Rp 13 miliar dari dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU) 2015, ternyata sampai sekarang belum digarap.

Alasannya terbentur administrasi, sehingga jangankan dikerjakan, untuk lelang pengerjaan proyek belum dilaksanakan dan masih di rencanakan minggu depan.

Padahal ruas jalan yang rusak parah dikeluhkan pengguna jalan. Karena, di antara kerusakan jalan itu sudah berlangsung antara 1 hingga 3 tahun dan dibiarkan tidak diperbaiki.

Seperti di Jl Teja, Kecamatan Kota Pamekasan. Selama tiga tahun, di sepanjang 1 km jalan itu rusak parah hingga membentuk kubangan.

“Saat musim hujan, banyak pengendara motor terjatuh, karena jalan ini membentuk kubangan dan tertutup air. Kini meski kemarau, jalan ini membentuk kubangan,” kata salah seorang warga sekitar, kepada Surya, Senin (8/6/2015)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Marga Pemkab Pamekasan, Totok Hartono mengatakan perbaikan ditunda lantaran terkendala administrasi.

Anggaran sebesar Rp 13 miliar digunakan untuk melanjutkan perbaikan jalan yang belum tuntas.

Seperti Jl Bonorogo, Nyalabu Daja, Jalan Raya Teja Barat, kemudian Kecamatan Pakong ke Klompang Barat, Desa Bendungan ke Pegantenan, Kaduara Barat ke Cenlecen dan Kadur ke Sokalelah.

“Sebenarnya kami sudah optimis, perbaikan jalan ini bisa digarap dan dimanfaatkan pemudik pada lebaran nanti. Tapi apa boleh buat, sampai sekarang masih belum apa-apa, karena proses lelangnya tertunda,” kata Totok Hartono.

Menurut Totok, seluruh jalan rusak pasti akan tertangani, utamanya jalan-jalan poros kecamatan kendati dengan anggaran yang terbatas dan melalui perbaikan bertahap berdasarkan kualitas

Dikatakan, pengerjaan jalan poros kecamatan dan jalan penunjangnya akan saling tersambung pada 2017 mendatang.

Sehingga untuk beberapa perbaikan yang dimulai 2015 ini tidak mungkin tuntas selama satu tahun dengan alasan, lebih baik lebih baik target pendek, namun kondisi jalan berkualitas.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Muchsin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved