Berita Jember

4 Bulan, 116 Perahu Hancur di Plawangan Puger Jember

"Awalnya memang hanya 115 perahu, tetapi tadi ada tambahan jadi 116 perahu. Itu pendataan kami," ujar Imam Hambali, Ketua FKN.

4 Bulan, 116 Perahu Hancur di Plawangan Puger Jember
antara/eric ireng
Ilustrasi perahu nelayan 

SURYA.co.id|JEMBER - Selama empat bulan terakhir, sebanyak 116 perahu terjungkal dan karam di Plawangan Puger.

Demikian data yang disampaikan Forum Komunikasi Nelayan (FKN) Puger saat berdemo, Senin (8/6/2015).

"Awalnya memang hanya 115 perahu, tetapi tadi ada tambahan jadi 116 perahu. Itu pendataan kami," ujar Imam Hambali, Ketua FKN.

Dari jumlah kecelakaan laut itu, tiga orang menjadi korban meninggal dunia. Sejumlah orang lain menderita luka-luka.

Kecelakaan laut di Plawangan meningkat drastis karena pembangunan break-water dan petak tangkis (groin).
Sebelumnya ada pembangunan tambahan break-water atau pemecah ombak dan petak tangkis.

Hal itulah yang dinilai membuat Plawangan makin dangkal.
Hal itulah yang makin menyulitkan keluar dan masuknya perahu.

"Umpama perahu mau masuk, saat air surut, Plawangan dangkal tentu membahayakan perahu kami," imbuhnya.

Karenanya dalam demo yang digelar di Kantor Pemkab dan DPRD Jember, ratusan nelayan itu meminta ada pemotongan break-water dan pengerukan pendangkalan di kawasan Plawangan.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved