Berita Malang Raya
Revitalisasi Pasar Besar Kota Batu Tak Berkabar
TKKSD dalam program pembangunan Pasar Besar Kota Batu juga terus mendengarkan keinginan dan permintaan pedagang
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Wahjoe Harjanto
SURYA.CO.ID | BATU - DPRD Batu tidak ingin dituding mencari uang dalam proses revitalisasi Pasar Besar Kota Batu yang hingga kini belum ada kepastiannya sesuai deadline yang diberikan Pemkot Batu kepada investor, Bulan Mei 2015.
"DPRD akan diam selagi tidak ada laporan persoalan soal revitalisasi Pasar Besar Kota Batu. Daripada kami difitnah cari uang dan sebagainya. Lagian itu menjadi ranah Pemkot dan Investor," kata Ketua DPRD Kota Batu, Cahyo Edi Purnomo, Minggu (7/6/2015).
Dijelaskan Cahyo, soal rencana revitalisasi Pasar Besar belum ada yang mempersoalkan. Dengan demikian DPRD menganggap revitalisasi Pasar Besar yang dijalankan tim Koordinasi dan Kerjasama Daerah (TKKSD) tidak ada persoalan.
Dikatakan Cahyo, meski tidak memiliki kewenangan ikut campur dalam proses revitalisasi Pasar Besar Kota Batu, sebenarnya DPRD tetap bisa melakukan kontrol melalui Pemkot Batu. Yakni dengan meminta SKPD terkait revitalisasi Pasar Besar Kota Batu memberikan laporan dan penjelasan secara rinci.
Dengan demikian bisa diketahui bagaimana progres sebenarnya dari proses revitalisasi Pasar Besar yang sudah direncanakan sejak Tahun 2014 itu.
"Jadi hanya menerima laporan saja yang bisa kami lakukan dalam revitalisasi Pasar Besar, untuk masuk secara teknis tidak bisa karena revitalisasi murni dibiayai investor bukan dari APBD," ucap Cahyo.
Sebelumnya, Tim Koordinasi dan Kerjasama Daerah (TKKSD) Bulan Mei 2015 akan memanggil investor revitalisasi Pasar Besar Kota Batu dan mendengarkan keinginan pedagang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu, Widodo mengatakan, TKKSD akan meminta kesanggupan investor melakukan revitalisasi atau tidak dengan deadline Bulan Mei 2015.
"Kami tidak bisa berandai-andai karena yang pasti investor harus memberi jawaban kesanggupan. TKKSD dalam program pembangunan Pasar Besar Kota Batu juga terus mendengarkan keinginan dan permintaan pedagang," kata Widodo.
Jika investor yang siap merevitalisasi pasar berdasar kerjasama dengan TKKSD di tolak pedagang, nantinya pedagang akan diberi kesempatan untuk mencari investor sendiri.
"Jadi TKKSD pada dasarnya akan mengikuti kemauan pedagang. Daripada difitnah terus ya kami akan persilahkan pedagang cari investor jika mau.Kalaupun nanti ternyata tidak ada investor yang bersedia merevitalisasi maka kamipun siap mencarikan dana dari Pemerintah Pusat," tutur Widodo.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/aru22_20150607_170014.jpg)