Berita Jember

Musim Kemarau, Produksi Susu di Jember Malah Turun

Setiap liter susu, kemudian, dikemas dalam kemasan plastik berukuran 500 mililiter atau setengah liter.

Musim Kemarau, Produksi Susu di Jember Malah Turun
surya/sri wahyunik
Pengemasan susu sapi perah di Rembangan Kecamatan Arjasa, Jember. 

SURYA.co.id | JEMBER - Produksi susu sapi perah Rembangan Kecamatan Arjasa di musim kemarau turun.

Saat musim hujan, produksi susu bisa mencapai 200 liter per hari. Namun saat musim kemarau akan terjadi penurunan menjadi berkisar 150 liter per hari.

"Karena faktor air berkurang, juga rumputnya. Meskipun ada tambahan dari kulit edamame dan konsentrat," ujar Mahfud, petugas di bagian pengepakan susu di Rembangan, Minggu (7/6/2015).

Ratusan liter susu per hari itu dihasilkan dari 20 ekor sapi di kawasan tersebut.

Sapi itu dipelihara oleh Dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan Kabupaten Jember.

Rembangan menjadi kawasan sentra sapi perah di Jember. Ada 20 ekor sapi yang kini dipelihara dan menghasilkan susu dalam dua kali perahan.

Setiap perahan di pagi hari menghasilkan susu sekitar 110 - 120 liter, dan 50 - 60 liter susu di siang hari.

Setiap liter susu, kemudian, dikemas dalam kemasan plastik berukuran 500 mililiter atau setengah liter.

"Sejauh ini dijual di kawasan Jember dan sekitarnya, seperti di Bondowoso. Ada 10 orang penjual," imbuh Mahfud. Setiap setengah liter susu dijual seharga Rp 5.000.

Pemkab Jember awalnya sempat berencana menggandeng perusahaan susu untuk pembelian susu di kawasan tersebut.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved