Breaking News:

Ketika Jamu Mulai Ditinggalkan

ironis, ketika WHO menyerukan back to nature... jamu yang merupakan produk kearifan lokal Indonesia malah ditinggalkan...

Editor: Tri Hatma Ningsih
www
rempah dan herba 

Oleh : Clara Ayu Crisant
Mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

SIAPA yang tidak mengenal jamu? Salah satu minuman herba tradisional ini begitu dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Menggunakan bahan dasar herba, dari akar, umbi, batang, daun, bahkan kulit batang yang diolah menjadi jamu. Sayang, rasanya yang tak pahit menjadikan jamu perlahan mulai ditinggalkan. Kendati badan kesehatan dunia (WHO) menyerukan back to nature.

 

Untuk itulah Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya merangkul  PT HRL Internasional menggelar seminar herbal, Sabtu (30/5/2015) lewat teman Standarisasi dan Regulasi dalam Pemanfaatan Jamu bagi Kesehatan Masyarakat.

 

Prof Dr Amarullah H Siregar, menyebutkan, kendati memiliki beragam khasiat, jamu herba mulai dilupakan. Dewasa ini, ujar dokter yang sudah berkeliling ke berbagai dunia itu melihat banyak masyarakat lebih suka cara instan mencari kesembuhan dengan mengonsumsi obat-obatan daripada meracik tanaman herbal atau meminum jamu.

 

Kenapa? Pertanyaan yang coba dijawab Edy Djauhari, dosen dari Institut Pertanian Bogor lewat paparan jenis dan karakteristik obat herbal. Kualitas, keamanan, khasiat, tiga hal yang harus diterapkan sebagai prioritas dan standardisasi jamu sejak awal proses pengembangannya. Tiga hal yang setidaknya memberi rasa percaya konsumen agar tak meninggalkan jamu.

 

Ditambahan Umul Jariyah SSi Apt, Kepala Seksi Kefarmasian Dinas Kesehatan Kota Surabaya yang berharap puskesmas di Surabaya harus lebih maksimal dalam memberikan pelayanan dan pengobatan tradisional bagi  masyarakat.

 

Umul juga menyinggung ihwal taman obat keluarga (toga) dan pemanfaatan jamu untuk kesehatan. Menurutnya, para pelaku industri jamu harus lebih kreatif dan berinovasi memproduksi jamu agar digemari masyarakat dan membuat industri kesehatan di Indonesia tak kalah bersaing dengan negara lain. Lebih-lebih dalam menghadapi MEA akhir tahun 2015 ini.

Tags
Jamu Iboe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved