PJB akan Bangun PLTA Baru di Kesamben Blitar
"Kami juga akan melakukan pembangunan PLTA baru di Kesamben, Kabupaten Blitar, dengan kapasitas 2x18 MW," kata Muljo Adji AG.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Kapasitas dua Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang ada di wilayah Jatim, masing-masing PLTA Lodoyo dan PLTA Karangkates akan bertambah. Penambahan itu meliputi PLTA Karangkates di wilayah Kabupaten Malang dari kapasitas eksisting sebesar 3x35 Mega Watt (MW) akan ditambah sebesar 2X50 MW.
Kemudian PLTA Lodoyo di Kabupaten Blitar, diperbesar dari kapasitas terpasang 4,7 MW ditambah 1X9 MW.
"Kami juga akan melakukan pembangunan PLTA baru di Kesamben, Kabupaten Blitar, dengan kapasitas 2x18 MW," kata Muljo Adji AG, Plt Direktur Utama PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) di sela pembuatan 100 lubang biopori di kantor PJB Ketintang, Surabaya, Jumat (5/6/2015).
Penambahan kapasitas di PLTA Lodoyo Kabupaten Blitar, dengan membangun pembangkit kedua yang disebut Lodoyo II dengan investasi sekitar Rp 250 miliar.
Kemudian penambahan kapasitas di PLTA Karangkates dengan pembangunan Karangkates IV. Nilai investasi masih proses tender.
Sementara untuk PLTA Kesamben yang akan dibangun baru, masih juga dalam tahap persiapan. Belum ada nilai investasi yang akan dikucurkan.
"PLTA Kesamben itu nantinya ada 7 perusahaan yang melakukan konsorsium kemudian melakukan pembangunan secara bersama-sama. Mereka perusahaan swasta yang berpartisipan dengan membagi tugas masing-masing. Seperti pengurusan izin, amdal, dan pengelolaan lahan. Juga konstruksi," lanjut Muljo.
Sedang PT PJB tetap sebagai operator PLTA. Ketiga PLTA ini akan berada di UP Brantas yang tersebar di lima kabupaten, yaitu Malang, Blitar, Tulungagung, Madiun, dan Ponorogo.
Total mencapai 13 PLTA dengan total kapasitas 291 MW. Dengan penambahan tersebut, maka nantinya ada 14 PLTA dengan total kapasitas 346 MW.
Dalam pembangunan untuk penambahan kapasitas di PLTA Lodoyo, selain mengeluarkan investasi Rp 250 miliar, juga melakukan kerjasama pengelolaan dengan Perum Jasa Tira yang melakukan konsorsium dengan PT PLN.
“Pembangunan pembangkit ini akan mampu menambah daya pasokan listrik Jawa dan Bali, agar tak byar pet atau sering terjadi pemadaman," lanjut Muljo.
Sedang Direktur Sumber Daya Manusia (SDM), Tri Laksono Sunu, menambahkan, bersamaan dengan pembangunan ketiga PLTA di Jatim, pihaknya juga melakukan pendidikan gratis bagi masyarakat potensial di sekitar proyek PLTA, untuk direkrut sebagai tenaga operator PLTA.
"Kami sudah ada lembaga pendidikannya di Kabupaten Gresik, dan sudah sekitar 200 alumni yang siap menjadi operator di PLTA. Pendidikannya langsung sesuai kebutuhan," jelas Tri.
Dengan melibatkan warga sekitar PLTA diharapkan mendapat dukungan masyarakat sekitar dalam pembangunan dan operasional PLTA berjalan lancar.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA