Berita Jember

Batu Akik di Jember Diambil dari Kawasan Konservasi

"Ya dari TNMB itu, mbak. Tetapi di permukaan, kami tidak sampai menggali. Kalau menggali bisa urusan sama polisi hutan," ujar Suparno.

Batu Akik di  Jember Diambil dari Kawasan Konservasi
surya/sri wahyunik
Salah satu stan festival batu akik dipenuhi pengunjung, Rabu (3/6/2015). 

SURYA.co.id| JEMBER - Hutan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) merupakan salah satu lokasi bebatuan akik khas Jember berada.

Pengakuan itu didapatkan Surya dari sejumlah pedagang dan kolektor akik asal Sanenrejo Kecamatan Tempurejo, yang mengikuti Pasar Festival Akik 2015 di Pasar Tegalboto Jember.

Festival Akik itu diadakan mulai Rabu (3/6/2015) hingga Minggu (7/6/2015).

Suparno, salah satu pedagang, mengakui bebatuan yang cantik ketika diasah itu sebagian besar diambil dari kawasan TNMB.

"Ya dari TNMB itu, mbak. Tetapi di permukaan, kami tidak sampai menggali. Kalau menggali bisa urusan sama polisi hutan," ujar Suparno.

Pengambilan bebatuan akik itu dilakukan sudah setahun terakhir. Batu akik jenis hati ayam banyak ditemukan berserakan di kawasan hutan.

Akan tetapi ada juga warga yang sampai menggali tanah untuk mendapatkan bebatuan seperti jenis pancawarna lumut. Bebatuan itu merupakan fosil tanah dan pepohonan di kawasan hutan itu.

Sedangkan Ahmadi menambahkan, ada juga penambang sekaligus perajin akik yang mengambil di sekitar Pantai Bandealit TNMB.

"Bebatuan di sana cantik dan menjadi ciri khas akik Jember," ujarnya.

Terkait penambangan batu akik itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha TNMB Sulistrianto mengatakan tidak tahu persis daerah mana yang bebatuannya diambil oleh warga.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved