Berita Pamekasan

Ponpes Mastratul Huda Pamekasan Siap Tampung Pengungsi Rohingya

“Kami juga bersedia untuk memberikan bantuan pendidikan bagi pengungsi yang masih usia sekolah.

Ponpes Mastratul Huda Pamekasan Siap Tampung Pengungsi Rohingya
surya/sri wahyunik
Shamira (kiri) dan Ruqyah (kanan) dua perempuan imigran Rohingnya saat di Kantor Imigrasi Jember, Selasa (15/4/2013).

SURYA.co.id| PAMEKASAN – Membanjirnya pengungsi muslim Rohingya ke wilayah Indonesia lewat Aceh, menarik perhatian Pondok Pesantren (Ponpes) Matsaratul Huda, Desa Panempan, Kecamatan Kota, Pamekasan.

Untuk membantu meringankan sebagian beban pemerintah dalam menangani pengungsi itu, Ponpes Matsaratul Huda, bersedia menampung pengungsi itu dengan memberikan tempat tinggal, sekaligus kebutuhan sehari-harinya.

Pengasuh Ponpes Matsaratul Huda, KH Khalilurrahman, mengatakan, saat ini ribuan pengungsi itu butuh tempat tinggal.

Jika mereka dalam jumlah banyak dikumpulkan jadi satu, tentu kondisi mereka akan memperihatinkan, sehingga pihaknya ingin membantu sebagian dari mereka untuk ditampung di ponpesnya.

“Kami juga bersedia untuk memberikan bantuan pendidikan bagi pengungsi yang masih usia sekolah. Dan kami mau untuk membantu memulihkan trauma yang dialami pengungsi itu,” kata Khalilurrahman, anggota DPR RI, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Kamis (4/6/2015).

Menurut Khalilurrahman, selain ponpesnya juga beberapa ponpes di Madura ini juga siap untuk menampung pengungsi Rohingya.

Ini berdasarkan pembicaraan dengan sejumlah ulama pengasuh ponpes.

Dikatakan, keinginan dirinya dan ulama lainnya menampung sebagian pengungsi itu, selain meringangkan beban pemerintah, juga semata-mata sebagai bentuk toleransi sesama muslim, yang terusir dari negaranya.

Namun sampai sekarang pihaknya masih belum bisa langsung menampung pengungsi itu, karena masih menunggu koordinasi lebih dulu dan sudah ada kesepakatan bilateral antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Myanmar.

Disinggung dari mana sumber dana membiayai hidup pengungsi yang akan ditampungnya nanti, Khalilurrahman, mantan Bupati Pamekasan, periode 2008 – 2013 lalu, mengaku sudah membicarakan masalah ini dengan anggota DPRD Pamekasan dari KB yang menyatakan bersedia menyumbangkan sebagian gajinya buat pengungsi.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Muchsin
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved