Berita Jember

Pembunuh Teman Pesta Miras Tertangkap

"Dia ke rumah saya, membeli rokok. Tetapi kemudian menggoda istri saya. Sempat menelepon istri saya, dan merayunya. Itu cerita istri saya," ujar Anam.

Pembunuh Teman Pesta Miras Tertangkap
net
Ilustrasi 

SURYA.co.id| JEMBER - Orang yang terlibat pembunuhan Hasan Basri (34) warga Desa Kemiri Kecamatan Panti akhirnya tertangkap.

Khaerul Anam (27) warga Desa Dukumencek Kecamatan Sukorambi ditangkap di lokasi pelariannya di Kabupaten Pamekasan, Rabu (3/6/2015) malam.

Kamis (4/6/2015) siang, ia dibawa ke Mapolres Jember.
Kepada sejumlah wartawan, Anam mengaku sakit hari terhadap Hasan. Menurutnya, Hasan telah menggoda sang istri.

"Dia ke rumah saya, membeli rokok. Tetapi kemudian menggoda istri saya. Sempat menelepon istri saya, dan merayunya. Itu cerita istri saya," ujar Anam.

Karena sakit hati itulah, ia mengajak temannya berinisial ST untuk bertemu Hasan. Mereka bertemu di suatu tempat di Surkorambi, Sabtu (30/5/2015) malam. Mereka sempat menenggak minuman keras.

Setelah Hasan pulang bersama temannya, Darman, Anam dan temannya ST menyusun siasat. Akhirnya keduanya mencegat Hasan di tempat sepi yakni di sekitar lapangan Desa Glagahwero Kecamatan Panti, Minggu (31/5/2015) dini hari.

'Yang mbacok teman saya, ya saya ikut di situ," ujarnya.

Polisi telah mengidentifikasi ST, teman Anam itu. Kini polisi masih memburu ST. Polisi cepat mengendus keberadaan Anam karena mengumpulkan keterangan dari Darman, dan Zidan.
Kedua orang ini yang terakhir kali bersama kelompok tersebut. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari warga sekitar dan keluarga.

Akhirnya diketahui, kalau Anam melarikan diri ke Pamekasan.

"Untuk pelaku pembunuhan Panti, satu orang sudah kami amankan. Kami masih mengembangkan kasus ini, karena ada orang lain lagi yang terlibat," ujar KBO Satreskrim Polres Jember Iptu Prayitno.

Polisi telah mengidentifikasi ST, dan kini masih memburunya. Sementara itu, Kamis (4/6/2015) sore, Anam menjalani pemeriksaan di Mapolres Jember.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menemukan sesosok mayat tergeletak di pinggir jalan di dekat lapangan Desa Glagahwero Kecamatan Panti, Minggu (31/5/2015) dini hari.
Laki-laki itu menderita luka parah di kepala dan tangannya nyaris putus akibat sabetan celurit.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved