Berita Pamekasan

Selundupkan Sabu Lewat 22 Biji Kacang Goreng

begitu kami menemukan SS dibungkus kulit kacang, kami koordinasi dengan polres untuk menggerebek,” kata Asih Widodo, Jumat (29/5/2015).

Selundupkan Sabu Lewat 22 Biji Kacang Goreng
surya/muchsin
10 Napi narkoba, diangkut truk, untuk menjalani tes urine di RSUD Slamet Martodirjo, Pamekasan. 

SURYA.co.id|PAMEKASAN - Sedikitnya 10 narapidana (napi) sedang pesta sabu-sabu (SS) di ruang dapur Lapas Narkotika Kelas II Pamekasan, digerebek Satuan Narkoba Polres Pamekasan, Kamis (29/5/2015) malam.

Dalam penggerebekan itu, petugas menyita SS seberat 15,90 gram yang dibungkus 22 biji kulit kacang tanah, serta seperangkat alat hisap SS dan sejumlah kartu ponsel.

Ke 10 napi itu, Junaidi, Tony, Ismail, Hartono, Tutuk, kelima itu warga Surabaya.

Kemudian Alan, Muhlisin, Abd Lukman, Sahad dan Fathor.
Mereka di antaranya warga Mojokerto dan Sampang yang sudah divonis antara 4 hingga 5 tahun hukuman penjara.

Saat dilakukan sidak, polisi mendapati 10 napi yang baru saja pesta sabu-sabu.

Di sekitarnya terdapat seperangkat alat hisap SS. Begitu juga, kacang tanah yang masih terbungkus itu dibuka, ternyata isinya bukan kacang, melainkan SS.

“Ini benar-benar berkomitmen jangan sampai terdapat narkoba di dalam lapas. Karena itu, begitu kami menemukan SS dibungkus kulit kacang, kami koordinasi dengan polres untuk menggerebek,” kata Asih Widodo, Jumat (29/5/2015).

Dikatakan, sampai sekarang pihaknya masih menyelidik siapa yang telah memasok kacang kulit itu dan isinya bukan kacang, melainkan SS.

Pihaknya tidak curiga dengan kacang itu, karena setelah kacangnya dibuang, SS dimasukkan ke dalam kulit kacang dan dilem, sehingga kulit kacang itu rapat kembali.

Kasubag Humas Polres Pamekasan, Iptu Ruslan Hidayat, mengatakan, setelah 10 napi itu menjalani tes urine, maka dikembalikan lagi ke Lapas Narkotika. Karena sampai sekarang status mereka merupakan napi yang masih menjalani hukuman.

“Namun untuk pemeriksaan terhadap 10 napi itu, penyidik polres langsung ke lapas. Ini untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan. Sedang barang bukti SS yang terbungkus kulit kacang disita di Polres sebagai barang bukti,” ujar Iptu Ruslan Hidayat.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Muchsin
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved