Siapkan Naskah Akademik Pahlawan Nasional KH Achmad Shiddiq

Kiai Achmad lahir di Jember, 24 Januari 1926 dan meninggal dunia 23 Januari 1999 dalam usia 64 tahun dan pernah menjabat sebagai Rais Am PBNU.

SURYA.CO.ID | JEMBER - Penyusunan naskah akademik gelar Pahlawan Nasional untuk KH Achmad Shiddiq melibatkan sembilan orang yang terdiri dari akademisi dan tokoh masyarakat.

Kesembilan orang itu adalah Nuruh Gufron, Prof Halim Subahar, Afton Ilman Huda, Nur Hasan, Ahmad Taufiq, Alfian, Edy Burhan, Aholeh Afifi, dan Ali Badrudin.

"Terdiri dari berbagai macam bidang studi, ada dosen hukum, sejarah, Sastra Indonesia, FKIP, juga MUI dan tokoh NU," ujar Nurul Gufron, Pembantu Dekan I Fakultas Hukum Universitas Jember, Ketua Tim Penyusun Naskah Akademik, Senin (25/5/2015).

Sementara itu, Afton Ilman Huda mengatakan, tim memiliki tantangan berat dalam menyusun naskah akademik terkait pengusulan KH Achmad Shiddiq sebagai Pahlawan Nasional.

"Kalau pejuang kan bisa dirunut, ia berjuang di mana, kesatuan apa. Kalau Kiai Achmad, akan sangat menarik kalau menggali pemikiran beliau. Jadi sejarahnya dilihat dari pemikiran beliau," ujar Afton.

Seperti diberitakan, Universitas Jember akan mengusulkan KH Achmad Shiddiq sebagai Pahlawan Nasional. Kiai Achmad merupakan tokoh NU yang mengawinkan Pancasila dan Islam.

Kiai Achmad lahir di Jember, 24 Januari 1926 dan meninggal dunia 23 Januari 1999 dalam usia 64 tahun dan pernah menjabat sebagai Rais Am PBNU.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved